oleh

Kasus Pelemparan Bendera, US Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

-Kabar Bima-Dibaca 11 kali

Kota Bima, Kahaba.- Penyidik Sat Reskrim Polres Bima Kota menetapkan US (41) warga Kelurahan Rabadompu Barat sebagai tersangka kasus pelemparan bendera merah putih di depan kediaman Walikota Bima, beberapa waktu lalu. (Baca. Disesalkan Aksi Pelemparan Bendera Merah Putih di Kediaman Walikota Bima)

Kasus Pelemparan Bendera, Us Ditetapkan Tersangka Dan Ditahan - Kabar Harian Bima
Us tersangka kasus pelemparan bendara saat diantar untuk ditahan. Foto: deno

Kasus tersebut dilaporkan oleh HM Lutfi melalui kuasa hukumnya Muhamad Casman pada bulan Juli dengan nomor laporan LP/K/165/VII/2020/NTB/Res Bima Kota.



Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU Hilmi M Prayugo menyampaikan, setelah dilakukan pemeriksaan saksi dan gelar perkara Selasa pekan ini, kasus itu naik ke tahap penyidikan. Karena sudah ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Tersangka tersebut inisial US warga Kelurahan Rabadompu Barat,” ungkapnya, jumat (24/7).

Kata Kasat, dalam kasus itu, US diduga telah menghina lambang negara yang terkandung dalam pasal 66 UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang bendera, bahasa, lambang negara dan lagu kebangsaan. Dari pasal itu, tersangka akan diancam hukuman 5 tahun penjara atau denda Rp 500 juta.

“Kini US sedang diperiksa sebagai tersangka dan akan langsung dilakukan penahanan,” katanya.

*Kahaba-05


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Kepada semua pihak yang melakukan unjuk rasa atau demostrasi agar selalu memperhatikan hal-hal yang bersifat mendasar. Salah satunya adalah simbul negara agar dijaga keberadaan x. Jangan dilecehkan mari kita jaga bersama atribut negara. Nyawa pejuang banyak korban hanya untuk merebut merah putih. Ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Soga kejadian pelemparan bendara merah putih ini yang pertama dan yang terakhir.

Kabar Terbaru