Kasihan, Bayi Cantik di Niu Idap Tumor Teratoma

Kota Bima, Kahaba.- Umul Mukminin, bayi cantik buah hati penyejuk jiwa pasangan Musliadin dan Dewi Susanti ini mengidap penyakit Tumor Teratoma. Penyakit langka itu diderita Umul sejak lahir tanggal 9 Juli 2020.

Kondisi Umul yang menderita Tumor Teratoma. Foto: Ist

Saat disambangi media ini, Jumat sore (24/7) Musliadin mengaku anak ketiganya itu lahir normal di RSUD Bima. Hanya saja ia bersama istri kaget melihat kondisi pantat anaknya yang ditumbuhi tumor.

“Kata dokter di RSUD Tumor Teratoma,” sebutnya.

Karena tumor tersebut harus segera ditangani kata pria yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga kontrak di PLTD Niu itu, dokter menyarankan agar segera dirujuk ke Mataram dan dioperasi. Hanya saja, setelah urung rembuk dengan keluarga, Umul akan dibawa langsung ke RS Sanglah Bali agar bisa mendapat perawatan yang maksimal.

Selama lahir sambungnya, bayi tersebut tidak merasakan sakit akibat tumor tersebut. Digendong dan saat tidur pun tidak merasakan sakit. Umul hanya menangis jika sedang dalam keadaan lapar.

Umul yang cantik menderita Tumor Teratoma. Foto: Bin

“Sepertinya tidak sakit, karena saat dipegang dan dipencet pada bagian tumornya Umul tidak menangis,” terang pria yang berdomisili di RT 17 RW 06 Lingkungan Niu Kelurahan Dara, Kota Bima.

Musliadin mengaku dalam waktu dekat akan membawa anaknya untuk operasi. Namun sebelum itu, akan mengurus BPJS terlebih dahulu agar mendapat keringanan saat berada di RS Sanglah Bali.

Terhadap kondisi anaknya itu, ia berharap ada perhatian dari pemerintah. Bahkan sudah melapor ke RT setempat, dengan keinginan bisa diteruskan kepada pemerintah yang lebih tinggi agar bisa melihat dan membantu kondisi Umul.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *