Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pemuda Asal Sumba Ditahan Polisi 

Kota Bima, Kahaba.- PL (24) warga Sumba NTT diamankan Unit PPA Sat Reskrim Polres Bima Kota, karena diduga telah secara paksa setubuhi Bunga (nama samaran korban) yang juga berasal Sumba.

Ilustrasi

Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU Hilmi M Prayugo menyampaikan, kasus itu terjadi pada hari Minggu tanggal 12 Juli 2020 di sebelah barat Pasar Amahami sekitar pukul 18.30 Wita. Korban dengan tersangka tinggal di lokasi yang sama dengan kamar yang berbeda.

Karena situasi sedang sepi, tersangka menjalankan aksinya dengan cara paksa. Karena kamar tersangka dijadikan dapur umum semua warga Sumba, korban masuk dapur ingin memasak makanan kakaknya. Saat itulah tersangka menyetubuhi korban.

“Korban disetubuhi saat hendak masak dalam dapur umum,” ujarnya, Senin (3/8).

Menurut Kasat, sepekan setelah kejadian itu, korban pergi ke pinggir sungai untuk buang air besar. Saat tiba di sungai, tersangka juga sedang berada di sungai. Karena melihat korban sendirian, tersangka ingin menyetubuhi korban. Hanya saja kakak korban melihatnya dan mengancam tersangka untuk dilaporkan ke Polisi.

“Karena takut dilapor Polisi, tersangka melarikan diri ke Kecamatan Woha. Tapi keluarga korban menghubungi keluarganya di Woha untuk melaporkan ke Polsek Woha,” jelasnya.

Karena kasus tersebut sudah dilaporkan di Polres Bima Kota, maka tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bima Kota pun menjemput tersangka di Polsek Woha dan di tahan di Rutan Polres Bima Kota.

“Tersangka dikenakan pasal 82 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” sebutnya.

*Kahaba-05

 

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *