Pemkot Bima Bersama TP PKK Bantu Korban Kebakaran Ntonggu

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima bersama TP PKK Kota Bima menyerahkan sejumlah bantuan untuk korban kebakaran di Desa Ntonggu Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Rabu (5/8).

Sekda Kota Bima bersama Ketua PKK Kota Bima saat menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Ntonggu. Foto: Ist

Adapun jenis bantuan seperti kasur sebanyak 48 unit, perlengkapan dapur, selimut, mukenah, beras 1 ton, uang tunai, pakain, sarung, sajadah, mie instan, telur, minyak kelapa, gula, terpal, baju seragam, tas, sepatu, tenda serta kelengkapan lainnya.

Sekda Kota Bima H Mukhtar Landa menyampaikan duka yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis pagi (30/7) pekan lalu, yang telah menghanguskan 45 unit rumah warga.

“Musibah yang terjadi merupakan bentuk ujian dari Allah SWT, maka sebagai mahluknya harus sabar dan tawakal, selalu ada hikmah dibalik ini semua,” ujarnya.

Ia berharap, melalui bantuan yang diserahkan ini dapat mendorong semua pihak untuk turut serta membantu warga yang terdampak. Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, dan rasa cinta kasih terhadap saudara yang membutuhkan.

Sementara itu Ketua TP PKK Kota Bima  Hj Ellya HM Lutfi mejelaskan, bantuan yang diserahkan tidaklah seberapa, tapi semoga bisa meringankan beban warga korban kebakaran.

Apalagi keluarga besar TP PKK dan ASN yang bekerja pada lingkup Pemerintah Kota Bima, juga ada yang berasal dari keluarga besar di Ntonggu.

“Kami turut berduka. Semoga para korban sabar dan bisa melewati ini dengan penuh ketabahan. Ada hikmah yang dipetik dari musibah ini,” katanya.

Sementara itu Ketua Tim Relawan H Lukman didampingi Kepala Desa Ntonggu Firdan H Abdullah mengucapkan terimakasih untuk kepedulian Pemerintah Kota Bima beserta jajarannya. Semoga dengan bantuan ini, dapat meringankan beban korban kebakaran.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *