Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Akan Ditracking

Kota Bima, Kahaba.- Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bima akan melakukan Tracking Contact untuk seluruh keluarga, warga yang pernah kontak fisik dengan warga Kelurahan Dodu yang positif Covid-19 dan telah meninggal dunia. (Baca. Pasien Positif Corona Asal Kota Bima Meninggal dan Dijemput Paksa Keluarga)

Pihak keluarga saat menjemput paksa pasien Positif Corona yang telah meninggal dunia di RSUD Bima. Foto: Ist

“Langkah ini harus dilakukan agar mencegah penyebaran virus tersebut,” ujar Juru Bicara Tim Gugur Tugas Covid-19 Kota Bima H A Malik, Sabtu (8/8). (Baca. Keluarga Pasien Covid-19 Meninggal, Protes Cara Kerja RSUD Bima)

Ia menyampaikan, saat pengambilan jenazah kemarin di RSUD Bima, tidak sedikit warga yang melakukan kontak fisik dengan pasien dimaksud. Tidak menutup kemungkinan juga tidak sedikit warga yang pernah membesuknya saat dirawat. (Baca. Hasil Swab Positif Pasien RK Diketahui 1 Jam Sebelum Meninggal)

“Saat ini petugas sedang lakukan pendataan dan pendekatan agar bisa segera ditracking,” katanya.

Setelah munculnya pasien yang meninggal karena Covid-19 sambung Malik, Tim Gugus Tugas jelas tidak menginginkan adanya klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Bima. Maka cara pencegahan yang perlu dilakukan yakni Tracking Contact. (Baca. Humas RSUD Bima Paparkan Penanganan dan Meninggalnya Pasien Positif Covid)

“Saat tracking nanti akan dilibatkan seluruh Tim Gugus Tugas, termasuk TNI dan Polri,” terangnya.

Malik pun berharap, keluarga dan masyarakat bisa memahami apa akan dilakukan Tim Gugus Tugas. Pihaknya pun akan terus mengedukasiagar tidak menganggap remeh virus dimaksud.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *