PDIP tidak Akan Koalisi dengan PKS, Nurdin: Kita di Bima Tentu Patuh

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Djarot Saiful Hidayat menegaskan pada Pilkada serentak 2020 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak akan berkoalisi dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bima Nurdin. Foto: Bin

Lantas bagaimana di Pilkada Kabupaten Bima? Sebab, PDIP cukup sering disebut akan berkoalisi dengan PKS dan bakal dikendarai oleh salah satu bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Irfan – Herman (IMAN).

Menurut Ketua DPC PDIP Kabupaten Bima Nurdin, di Bima, sesuai dengan perintah partai, pada Pilkada dilakukan proses penjaringan bakal calon. Kemudian sejumlah nama yang mendekatkan diri di PDIP, ada sejumlah nama seperti H Syafruddin, Ady Mahyudi, Dokter Irfan, Herman Edison, M Aminurlah, H Syamsudin dan lain lain.

“Terkait dengan itu semua, nama-nama yang saya sebutkan itu sudah kita serahkan semua ke DPP melalui provinsi. Tapi hingga saat ini belum ada satu nama yang dimunculkan untuk didukung pada Pilkada 2020,” terangnya, Senin (11/8).

Soal pernyataan Ketua DPP PDIP kata Nurdin,
ia membenarkannya. Tentu pihaknya sebagai kader yang ada di daerah harus menghormati itu semua. Terlebih pernyataan dimaksud disampaikan pimpinan yang juga harus dinilai sebagai pernyataan partai.

“Ketika itu sudah menjadi pernyataan partai, apa sih artinya kita yang ada di daerah untuk melangkahi itu. Jadi kita juga harus patuh,” ungkapnya.

Menurut dia, setelah munculnya pernyataan Ketua DPP PDIP. Jelas pihaknya akan taat dan tidak akan melanggar. Apalagi PDIP memiliki garis komando yang kuat.

“Ketika DPP PDIP sudah menyatakan A, ya kita juga yang ada di bawah harus mengikutinya,” ujar mantan anggota DPRD Kabupaten Bima 2 periode itu.

Kemudian menjawab soal dinamika saat ini di Bima yang sering menyandingkan PDIP akan berkoalisi dengan PKS, diakui Nurdin memang beberapa hari terakhir ini gembar gembor Pasangan IMAN ingin melaksanakan deklarasi bersama PDIP dan PKS. Namun ia selaku Ketua DPC PDIP Kabupaten Bima, belum menerima konfirmasi tentang hal itu.

“Kan pernyataan itu bukan dari PDIP. Karena kita juga masih menunggu keputusan partai yang ada di pusat,” katanya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *