Jumlah Pasien Terus Bertambah, Kota Bima Ditetapkan Zona Merah Covid-19

Kota Bima, Kahaba.- Setiap hari warga Kota Bima terpapar Covid-19 terus bertambah. Daerah yang sebelumnya dianggap wilayah paling aman dari wabah tersebut, kini secara bertahap keluar dari zona dimaksud.

Grafik perkembangan Covid-19 di NTB. Foto: Ist

Pada rilis yang dikeluarkan Selasa (11/8), terdapat penambahan satu pasien positif Covid -19. Kendati pada hari itu juga terdapat sebanyak 16 orang yang dinyatakan telah sembuh dari virus tersebut. Namun, memiliki status risiko tinggi Covid-19.

Kini, Kota Bima sejajar dengan dua daerah lainnya yang menyandang status zona merah, yakni Kota Mataram dan Lombok Barat. Update jumlah kasus Kota Mataram mencapai 280 kasus positif, Lombok Barat 173 kasus positif.

Kabid P2PL Kota Bima, Syarifuddin mengatakan saat ini total jumlah pasien Covid-19 berjumlah 76 orang. Disinggung sikap Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bima dan Dikes terhadap penetapan zona merah ini, Syarifuddin menyarankan wartawan untuk mengkonfirmasi langsung ke Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bima.

“Soal itu silahkan langsung ke Jubir, ” sarannya.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bima H A Malik yang berusaha dihubungi belum memberikan jawaban.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *