Wawali Bima Lepas Ribuan Bibit Lele Budidaya Warga RT 03 Kelurahan Penatoi

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota (Wawali) Bima Feri Sofiyan usai mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-75 RI di Kelurahan Penatoi, Senin (17/8) kemudian bergegas menuju ke RT 03 kelurahan setempat, untuk menemui Kelompok Tani Ternak Alam Kambera dan melepas ribuan lele di lokasi budidaya.

Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan menyerahkan bibit lele sebelum dilepas. Foto: Bin

Feri bersama sejumlah warga dari lokasi upacara berjalan kaki keluar masuk gang lingkungan. Mampir dibeberapa rumah warga dan menyalami mereka satu persatu. Orang nomor 2 di Kota Bima itu pun dibuat takjub melihat kondisi lokasi budidaya warga setempat. Pasalnya tidak hanya lele, dari lahan sekitar 8 are itu juga dimanfaatkan untuk ditanam sejumlah sayur-sayuran.

“Luar biasa sekali Ketua RT 03 dan warganya ini. Mampu memanfaatkan lahan kosong untuk memberdayakan warga dan anak muda,” pujinya.

Sesaat setelah tiba di lokasi, ditemani oleh Lurah Penatoi Kaimuddin dan Sekretaris Camat Mpunda Syahrial Nuryadin, Wawali melepas ribuan bibit lele untuk dikembangkanbiakan dan nanti akan bernilai ekonomis.

Usai melepas bibit lele, Wawali juga diarahkan oleh warga setempat untuk memanen sawit yang sudah ditanam beberapa hari lalu. Feri pun menyampaikan rasa bangganya melihat pemberdayaan yang dilakukan di RT 03 Kelurahan Penatoi, dengan memanfaatkan lahan yang tidak terlalu besar tersebut.

Wakil Walikota Bima saat panen bayam budidaya warga RT 03 Kelurahan Penatoi. Foto: Bin

“Yang begini patut kita dukung. Sebab ini contoh nyata pemberdayaan yang dilakukan untuk mengurangi pengangguran,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua RT 03 Darussalam didampingi istri Ida Farida mengungkapkan, lahan kosong tersebut mulai diurus beberapa bulan lalu. Sebelumnya, lahan pinjam dari milik orang itu dipenuhi.

“Sekitar bulan Juli 2020 kita bersama warga membersihkannya kemudian menanam, bayam, sawit, kangkung, cabe, tomat, semangka dan hari ini pelepasan bibit lele oleh Wawali Bima,” katanya.

Diakui Darussalam, lahan ini seluas 8 are. Diurus semata – mata ingin memberdayakannya untuk kegiatan masyarakat di RT tersebut. Sementara bibit sayuran diperoleh dari membeli dan sebagiannya merupakan sumbangan dari berbagai pihak.

“Pemberdayaan ini kita fokuskan untuk warga dan generasi muda di RT 03 yang pengangguran. Biar ada aktivitas dan nanti jika fokus, tentu akan bernilai ekonomis,” terangnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *