42 Mahasiswa STT Bima Diyudisium, Irfan: Jadilah Lulusan Berkontribusi untuk Daerah

Kota Bima, Kahaba.- Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bima menggelar kegiatan yudisium angkatan ke-III Program Studi (Prodi) Teknik Sipil di ruang kampus setempat, Kamis (27/8). Turut hadir pada acara itu Ketua STT Bima Syahrir, Dewan Pembina Yayasan Al Ikhwan Muhammad Irfan, Sekteraris Gufran serta seluruh mahasiswa yang diyudisium.

Jajaran STT Bima saat acara yudisium angkatan ke-III Program Studi Tekhnik Sipil di kampus. Foto: Eric

Ketua STT Bima Syahrir dalam laporannya menyampaikan, mahasiswa yang mengikuti proses yudisium sebanyak 42 orang, berasal dari Program Studi (Prodi) Teknik Sipil. Para mahasiswa sudah bisa menyandang gelar sarjana teknik dan diharapkan selalu menjaga nama baik institusi selama berada di tengah masyarakat.

“Yudisium ini merupakan pengukuhan kelulusan mahasiswa yang telah memenuhi syarat pada program studi yang dijalani selama 5 tahun akademik,” ujarnya.

Syahrir mengaku, yudisium merupakan agenda rutin sebagai tanda para mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan janjang strata satu dan berhak menyandang gelar ST secara keseluruhan. Maka atas nama keluarga besar civitas kampus mengucapkan selamat serta sukses pada peserta yudisium yang telah menyelesaikan seluruh program belajar 142 SKS.

“Kepada seluruh mahasiswa yang diyudisium, kami doakan semoga ilmu yang didapatkan barokah dan bermanfaat dunia dan akhirat,” doanya.

Syahrir mengungkapkan, saat ini dunia telah memasuki era disrupsi, yakni era perubahan dunia pendidikan akibat pandemi Covid-19 yang masih berlanjut. Maka arah pendidikan bukan hanya semakin meningkatkan SDM mahasiswa dibidang belajar tatap muka saja, tapi mewajibkan tahu dan memahami tentang pemanfaatan teknologi.

Foto bersama Jajaran STT Bima bersama mahasiswa saat yudisium. Foto: Eric

Karena tantangan era disrupsi inilah STT Bima memiliki tanggungjawab agar mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari. Kemudian menjadi kekuatan untuk meningkatkan kreatifitas dan inovatif, selama berada di lingkup masyarakat dan dunia kerja.

Sementara itu Pembina STT Bima Muhammad Irfan menyampaikan rasa bangga kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan studi dengan baik dan resmi menyandang gelar sarjana teknik.

“Kepada peserta yudisium diharapkan jangan jumawa dengan gelar yang telah dimiliki. Buktikan kepada masyarakat dan lingkup kerja yang saat ini ditekuni, kalian mampu mengaplikasi ilmu dalam dunia kerja,” katanya.

Irfan menambahkan, sejak didirikan tahun 2008 lalu sampai saat ini, lembaga telah berhasil mencetak ratusan lulusan terbaik dan telah banyak terserap di dunia kerja. Ini membuktikan bahwa STT Bima bisa bersaing dengan lembaga lain dalam mencetak generasi gemilang dan berkualitas.

“Gelar sarjana teknik yang telah dimiliki harus bisa diekspresikan dengan kreatifitas yang dimiliki. Sehingga bisa memberikan kontribusi bagi diri sendiri, daerah dan dunia kerja,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *