Dinas Dikbud Kota Bima Lounching Seminar Dalam Jaringan

Kota Bima, Kahaba.- Untuk memaksimalkan sistem pembelajaran di masa pandemi Covid-19, Dinas Dikbud Kota Bima meluncurkan secara perdana seminar dalam jaringan (Webinar) bersama 200 perwakilan kepala sekolah dan tenaga pendidik tingkat SD dan SMP sederajat se-Kota Bima.

Kabid Dikdas Dinas Dikbud Taufik Rahman. Foto: Eric

Kabid Dikdas Dinas Dikbud Kota Bima Taufik Rahman menuturkan, kegiatan tersebut untuk menghubungkan komunikasi seluruh tenaga pendidik guna menemukan formulasi yang tepat dalam menjalankan metode pembelajaran di tengah wabah Covid-19.

“Seminar dalam jaringan ini kita gunakan aplikasi zoom meeting dan link youtube, perwakilan kepala sekolah dan guru menyampaikan proses pembelajaran di masa pandemi,” ujarnya, Senin (31/8).

Kata Taufik, untuk membimbing jalannya seminar pihaknya telah menyiapkan 2 orang narasumber yang berkompeten dibidang pendidikan. Kemudian membahas sejumlah keunggulan dan kekurangan dari program pembelajaran, baik menggunakan sistem Dalam Jaringan (Daring) serta Luar Jaringan (Luring).

“Melalui seminar ini kita bisa mengetahui apa saja kendala guru dalam melaksanakan sistem daring dan luring, sehingga kita bisa menemukan formulasi yang tepat untuk memberikan pembelajaran untuk siswa,” katanya.

Ia menambahkan, seminar dalam jaringan ini direncanakan akan terus ditingkatkan intensitas pertemuannya. Seperti melibatkan lebih banyak tenaga pendidik lain, agar program pembelajaran untuk siswa bisa dilaksanakan dan tepat sasaran di masa pandemi Covid-19.

Setelah seminar ini berjalan, maka guru yang telah mengikuti kegiatan bisa mentransformasikan kembali kepada guru lain dan siswa.

“Bagi guru yang telah menyelesaikan tahapan seminar dalam jaringan ini dengan baik dan benar, akan diberikan sertifikat pengembangan diri untuk menunjang kenaikan pangkat tenaga pendidik,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *