oleh

Pengunjung Keluhkan tidak adanya Air Wudhu di Musholla Pantai Lawata

-Kabar Bima-6 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Pengunjung Pantai Lawata kecewa karena saat hendak menunaikan sholat magrib di musholla, tak melihat ada air untuk berwudhu. Pemerintah Kota Bima pun diharapkan memperhatikan kondisi air di pantai yang sudah menjadi icon wisata tersebut.

Pengunjung Pantai Lawata yang hendak sholat Magrib tapi tidak ada air untuk wudhu. Foto: Ist

Salah seorang pengunjung warga Kelurahan Penaraga Irman mengaku, saat dirinya dan sejumlah pengunjung ingin melaksanakan sholat magrib, kecewa lantaran air wudhu di musholla setempat tidak tersedia. Bahkan pintu kamar mandi (WC) dalam posisi terkunci, pengunjung yang ingin buang hajat juga tidak bisa.

“Tidak air untuk wudhu, semua kebingungan tadi karena pada mau sholat magrib,” katanya, Sabtu (5/9).

Menurut dia, Lawata jangan hanya dibuat indah yang nampak dari luar, tapi tempat ibadah pengunjung juga harus diperhatikan, seperti soal ketersediaan air untuk berwudhu dan buang hajat.

Irman menuturkan, karena waktu sholat magrib itu singkat, akhirnya dia bersama pengunjung lain yang ingin sholat terpaksa mengambil dari air wudhu laut.

“Mau bagaimana,” ujarnya.

Padahal sambungnya, dari sisi pemasukan parkir motor dan mobil, tentu sangat besar jika dihitung setiap bulan. Dengan begitu, pemerintah bisa lebih memperhatikan air di musholla tersebut, agar masyarakat yang ingin beribadah, tidak kesulitan.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima H Sukri yang dikonfirmasi mengakui memang kondisi ketersediaan air di Lawata cukup terbatas. Tapi akan segera dicarikan solusi agar air di musholla tersebut tetap ada.

“Secepatnya akan dicarikan solusi, hari Senin pekan depan kami akan rapat,” tandasnya.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru