DPPPA Dialog Cegah Penikahan Usia Dini di Kelurahan Oi Mbo

Kota Bima, Kahaba.- Untuk menekan angka pernikahan usia dini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bima melaksanakan dialog dan sosialisasi di Aula Kantor Kelurahan Oi Mbo Kecamatan Rasanae Timur, Senin (7/9)

Sosialisasi cegah pernikahan usia dini oleh DPPPA Kota Bima. Foto: Eric

Kegiatan tersebut melibatkan perangkat kelurahan, Ketua RT, RW, LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala DPPPA melalui Kabid Perlindunga Hak Perempuan (PHP) Muhammad menyampaikan, kegiatan yang digelar ini merupakan lanjutan dari sosialisasi bersama warga yang telah dilaksanakan pada tanggal 16 sampai 18 Juli lalu.

“Awal kegiatan lalu kita telah membahas sekaligus membuat rancangan peraturan kelurahan, terutama berkaitan dengan pencegahan pernikahan usia anak di kelurahan Oi Mbo dan Tanjung,” ujarnya.

Menurut Muhammad, setelah sosialisasi dan dialog ini kemudian akan dilanjutkan dengan finalisasi penetapan peraturan untuk dijalankan oleh pemerintah kelurahan bersama masyarakat. Ia berharap semoga dengan adanya aturan tersebut, baik di Kelurahan Oi Mbo dan Tanjung bisa dapat menekan angka pernikahan dini.

“Khusus di Kelurahan Oi Mbo angka pernikahan dini masih nihil, semoga dapat dipertahankan. Sedangkan di Kelurahan Tanjung masih ada, tentu dengan adanya kegiatan ini di tahun mendatang tidak ada lagi pernikahan dini,” harapnya.

Muhammad menambahkan, pemerintah daerah melalui DPPPA memiliki komitmen dalam menekan angka pernikahan dini. Tentu saja keinginan itu membutuhkan program dan kinerja yang maksimal. Tapi untuk mewujudkan itu semua, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, stakeholder dan juga masyarakat harus aktif terlibat.

Ia menambahkan, pernikahan tidak hanya sekedar ijab qabul semata, namun ada tanggungjawab besar yang akan dipikul setelah berkeluarga. Untuk itu, sangatlah penting mencegah pernikahan dini, karena menikah membutuhkan persiapan mental, material, serta pendidikan guna menghasilkan penerus bangsa yang berkualitas.

“Melalui pencegahan juga, maka keluarga turut menyelamatkan masa depan anak,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *