Ishaka, Korban Pembacokan di Desa Lanta Sampaikan Klarifikasi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ishaka, warga Desa Simpasai Kecamatan Lambu yang menjadi korban pembacokan di Desa Lanta menyampaikan klarifikasi terkait kronologis yang menimpa dirinya. (Baca. Pembacokan di Lambu, Korban Luka Parah dan Dilarikan ke RSUD Bima)

Korban pembacokan saat dilarikan ke RSUD Bima. Foto: Ist

Ia mengungkapkan, setelah pulang dari Desa Sumi untuk mencari keluarga yang kabarnya dibacok orang, dirinya berhenti di Desa Lanta dan cek-cok dengan terduga pelaku di pinggir jalan desa setempat.

“Saat cek cok, saya langsung dibacok pelaku menggunakan parang,” ungkapnya saat memberikan klarifikasi di RSUD Bima, Selasa (8/9).

Untuk menyelamatkan diri karena sudah dibacok, Ishaka mengaku melarikan diri di area persawahan.

“Saya tidak dibacok dalam pekarangan rumah orang atau dibacok di tangga rumah, tapi saya di bacok di pinggir jalan,” tegasnya.

Ishaka juga menegaskan, jika dirinya dibacok di tangga rumah, tidak mungkin dirinya bisa lari keluar dalam halaman rumah tersebut, apalagi saat itu banyak orang dari Desa Lanta.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *