Bagian Perekonomian Pantau Distribusi BBMT dan LPG Tabung 3 Kg

Kota Bima, Kahaba.- Meskipun status pandemi Covid-19 belum berakhir, jajaran Bagian Perekonomian Setda bersama tim pengendalian BBM dan LPG tabung 3 Kilogram melakukan pemantauan pendistribusian disejumlah pangkalan dan sub penyalur di Kota Bima.

Tim Pengendalian Pendistribusian BBM dan LPG tabung 3 kg memantau distribusi. Foto: Ist

Kabag Perekonomian melalui Kasubag Sumber Daya Alam (SDA) Firman menyampaikan, kegiatan itu dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat pada minyak tanah dan LPG tabung 3 kg tercukupi.

“Saat pantau kami tegaskan kepada sub penyalur agar mentaati aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” katanya, Rabu (9/9).

Firman menjelaskan, adapun ketentuan yang harus ditaati salah satunya keputusan Gubernur NTB nomor 750-365 tahun 2019 tentang HET LPG tabung 3 kilogram. Bahkan Walikota Bima sudah menerbitkan imbauan yang ditujukan kepada seluruh pemilik sub penyalur di Kota Bima, agar mentaati ketentuan yang mengatur tentang HET LPG tabung 3 kg.

“Memprioritaskan penjualan LPG tabung 3 kilogram untuk warga sekitar supaya warga Kota Bima dapat menikmati LPG tabung 3 kg bersubsidi sesuai HET,” urainya.

Diakui Firman, dalam waktu dekat juga Pemerintah Kota Bima akan segera mengedarkan dan mensosialisasikan Perwali tentang Petunjuk Teknis (Juknis) pengawasan pendistribusian LPG tabung 3 kg bersubsidi untuk rumah tangga dan usaha mikro.

“Perwali tersebut mengatur tentang sanksi-sanksi untuk sub penyalur LPG tabung 3 kg yang melanggar,” ungkapnya.

Menyoal kondisi kelangkaan LPG tabung 3 kg yang pernah terjadi beberapa bulan lalu, sambung Firman, langsung direspon oleh Pemerintah Kota Bima. Berkat koordinasi cepat dengan sales Area Manager Pertamina area NTB, kelangkaan dapat teratasi.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan tim pengendalian pendistribusian saat ini. Untuk kondisi pasokan 3 bulan terakhir sangat tercukupi. Begitupun pasokan minyak tanah non subsidi. Bahkan beberapa pangkalan mengakui cukup kesulitan memasarkan minyak tanah, karena masyarakat semakin  banyak yang beralih menggunakan LPG tabung 3 kg.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *