Turun ke Jalan, Warga Tolowata Tagih Janji Bupati Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Masyarakat Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Bima, Selasa (15/9) untuk menyuarakan aspirasi petani yang menuntut pada wakil rakyat dan Bupati Bima untuk memenuhi janji perbaikan Dam Tolo Mango.

Warga Desa Tolowata saat menyampaikan aspirasi di depan Kantor DPRD. Foto: Ist

Koordinator lapangan Andy Rahman menyampaikan, kehadiran warga bersama petani tersebut untuk menagih janji wakil rakyat dan Bupati Bima sejak tahun 2015 lalu.

“Kami minta Ketua DPRD dan Bupati Bima memenuhi janji Pada tahu 2015 lalu,” desaknya.

Andy mengatakan, pembangunan DAM ini sangat urgen untuk masyarakat. Karena banyak menggantungkan hidup pada bidang pertanian. Jika pembangunan ini tidak diakomodir, maka pemerintah daerah maupun DPRD tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

“DPRD memandang sebelah mata Warga Tolowata, apa Desa Tolowata bukan bagian dari Kabupaten Bima,” sorotnya.

Massa aksi lain juga menyatakan, hadirnya perwakilan petani ini menuntut janji Bupati Bima saat berkunjung di Ambalawi 4 tahun lalu. Karena hingga saat ini belum terealisasi.

“Kami bukan maling, tapi datang untuk menagih janji Bupati Bima,” ucapnya.

Massa aksi lain Hasnun menjelaskan, anggaran DAM Tolo Mango pernah dibahas pada tahun 2019 dan dimasukan melalui APBD Tahun 2020. Tapi,  anggaran hilang.

“Anggaran itu hilang entah kemana. Kami menduga ada konspirasi jahat Pemda dan DPRD,” duganya.

Hasnun mengancam, jika anggaran DAM Tolo Mango tidak masuk dalam APBD Perubahan 2020, warga akan memboikot jalan Lintas Wera Bima.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *