Diduga Pekerjaan Program Sandes di Timu Dimonopoli Ketua dan Bendahara

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pekerjaan program Sanitasi Desa (Sandes) oleh KSM Nggaro Lembo Desa Timu Kecamatan Bolo mendapat sorotan. Pasalnya, program WC itu diduga dimonopoli oleh ketua dan bendahara, tanpa melibatkan anggota bahkan sekretaris.

Ketua KSM Nggaro Lembo Desa Timu. Foto: Yadien

Anggota BPD Desa Timu Ramli mengatakan, pekerjaan program dari Kementerian Kesehatan RI itu sama sekali tidak melibatkan anggotan KSM dan unsur lain di desa. Namun, hanya dimonopoli oleh 2 orang pengurus KSM yakni ketua dan bendahara.

“Anggota KSM sama sekali tidak dilibatkan,” ungkapnya, baru-baru ini.

Kata dia, program Sandes yang masuk di desa setempat yakni sebanyak 20 unit WC, dengan total anggaran Rp 350 juta.

“Kami hanya tahu itu. Selebihnya tidak, karena tidak dilibatkan,” katanya.

Sebagai BPD, pihaknya sangat menyayangkan itu terjadi. Karena pelaksanaan program tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“BPD dan LPMD juga tidak dilibatkan,” ketusnya.

Ia berharap kepada KSM agar mengerjakan program tersebut dengan baik, supaya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Senada dengan itu, Sekretaris LPMD Timu Bambang Irawan juga mengaku tidak tahu soal program dimaksud. Karena pihaknya tidak dilibatkan. Bahkan sejauh mana progres kegiatan tersebut pihaknya juga tidak tahu.

“Pembentukan KSM saja kami tidak tahu,” terangnya.

Ketua KSM Nggaro Lembo Adhar yang dikonfirmasi, Rabu (16/9) membantah hal itu. Ia menerangkan, pihaknya selalu melibatkan anggota KSM dalam pengerjaan Sandes tersebut sesuai aturan yang ada.

“Sesuai aturan, saya selalu libatkan anggota,” tegasnya.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *