WaliKota Bima Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid At-Taqwa Panggi

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima H Muhammad Lutfi meletakan batu pertama pembangunan masjid At Taqwa Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda, Rabu (16/9). Kegiatan dimaksud juga dihadiri Ketua DPRD Kota Bima, Ketua MUI dan sejumlah pejabat terkait.

Walikota Bima saat meletakan batu pertama pembangunan Masjid At-Taqwa Kelurahan Panggi. Foto: Dok Hum

Ketua DMI Kelurahan Panggi Edi Rahmat menyampaikan pembangunan masjid ini merupakan swadaya dari seluruh elemen masyarakat Kelurahan Panggi.  Anggaran awal untuk pembangunan sebesar Rp 206 juta.

“Anggaran ini donasi dari masyarakat, baik masyarakat sekitar maupun yang ada di luar,” ujarnya.

Walikota Bima dalam arahannya menyampaikan pengajuan proposal masjid At Taqwa awalnya proposal renovasi, sehingga pemerintah menganggarkan hanya Rp 50 Juta pada APBD 2020. Namun bantuan ditambah melihat kondisi pembangunan masjid sehingga dianggarkan di APBD 2021 menjadi Rp 300 juta.

Ia meminta kepada panitia pembangunan mesjid untuk memperhatikan struktur dan melakukan konsultasi dengan teknis yang ada dibidangnya, sehingga kualitas masjid yang dibangun bisa digunakan hingga berpuluh-puluh tahun dan mampu menghemat biaya pemeliharaan.

“Saya mengapresiasi atas kekompakan masyarakat Kelurahan Panggi yang selalu menyumbangkan jasa ataupun materi, walaupun dengan jumlah yang kecil namun sangat bermanfaat untuk pembangunan masjid,” pujinya.

Pada kesempatan tersebut Walikota Bima juga memberikan sumbangan pribadi untuk pembangunan masjid sebanyak 100 zak semen.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan juga menyetujui sekaligus mendukung apa yang disampaikan Walikota Bima dan memberikan sumbangan secara pribadi semen sebanyak 100 zak. Wakil Ketua DPRD juga memberikan sumbangan pribadi semen sebanyak 99 zak.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *