oleh

Kesal Warga Muku Dianiaya, Jalan Diblokir

-Kabar Bima-6 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kesal dan tidak terima warga Dusun Muku Desa Sanolo Kecamatan Bolo dianiaya, warga dusun setempat blokir jalan lintas Bima-Sumbawa, Rabu (16/9) sekitar pukul 18.00 Wita. Akibat pemblokiran jalan itu, arus lalu lintas di sekitar macet total.

Warga Muku saat blokir jalan. Foto: Ist

Kapolsek Bolo IPTU Juanda mengatakan, pemblokiran jalan tersebut dilakukan karena warga Dusun Muku merasa kesal atas kejadian tindak pidana penganiayaan terhadap Sukana (30) dan Ibrahim (30) warga Desa Muku saat pertandingan sepak bola antar dusun di lapangan atau persawahan desa setempat.

“Terduga pelaku diketahui merupakan warga Dusun Sonco Desa Sanolo,” ujarnya.

Kata dia, Bhabinkamtibnas Desa Sanolo yang mendapat informasi adanya aksi itu langsung menuju TKP dan memberikan pemahaman agar tidak melakukan aksi blokir jalan, karena mengganggu aktivitas pengguna jalan.

“Apalagi jalan yang diblokir merupakan jalan provinsi yang banyak dilalui pengguna jalan,” katanya.

Namun, usaha itu belum berhasil. Sekitar pukul 18.10 Wita anggota piket Polsek Bolo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek juga hadir di TKP dan memberi pengarahan.

“Namun warga tetap blokir jalan sampai terduga pelaku diamankan,” ungkapnya.

Kapolsek membeberkan, upaya negosiasi tidak berhasil. Pihaknya bersama anggota Polsek Bolo mencari terduga pelaku, hingga akhirnya diamankan di Mako Polsek Bolo.

“Terduga pelaku berhasil diamankan, sekarang ada di Mako,” terangnya.

Usai mengamankan terduga pelaku, Kapolsek kembali bernegosiasi denga warga Muku dan memberitahukan jika terduga pelaku telah diamankan. Mendengar hal itu, warga akhirnya membuka jalan dibantu oleh pihak kepolisian.

“Saat ini situasi masih aman dan kondusif. Arus lalu lintas mulai normal” kata Kapolsek.

*Kahaba-10

Komentar

Kabar Terbaru