Bahaya Transmisi Lokal, Jumlah Pasien Covid-19 di Bima Terus Bertambah

Kota Bima, Kahaba.- Setiap hari terdapat peningkatan jumlah warga Kota Bima dan Kabupaten Bima yang terpapar Covid-19. Hari ini saja, Jumat (25/9) sebanyak 10 warga Bima dinyatakan positif terpapar Virus Corona.

IlustrasiCorona 

Adapun 10 orang pasien tersebut masing-masing, pasien nomor 3222, inisial MAP, laki-laki berusia 30 tahun, penduduk Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 2968.

Kemudian pasien nomor 3236, inisial S, perempuan berusia 49 tahun, penduduk Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3156.

Pasien nomor 3237, inisial I, perempuan berusia 35 tahun, penduduk Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3156.

Lalu pasien nomor 3238, inisial LY, perempuan berusia 32 tahun, penduduk Kelurahan Rabadompu Timur, Kecamatan Raba. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3156.

Pasien nomor 3239, inisial HQ, perempuan berusia 39 tahun, penduduk Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3156.

“Saat ini 5 pasien asal Kota Bima ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Bima,” terang Ketua Pelaksana Harian Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Provinsi NTB H Lalu Gita Ariadi, melalui siaran persnya.

Kemudian warga Kabupaten Bima masing-masing pasien nomor 3240, inisial IN, perempuan berusia 44 tahun, penduduk Desa Talabiu, Kecamatan Woha. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi.

Pasien nomor 3241, inisial RAW, laki-laki berusia usia 61 tahun, penduduk Desa Cenggu, Kecamatan Belo. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi.

Pasien nomor 3242, insiial W, perempuan berusia 43 tahun, penduduk Desa Sie, Kecamatan Monta. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3164.

Pasien nomor 3243, inisial RN, perempuan berusia 48 tahun, penduduk Desa Timu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3156.

“5 pasien di Kabupaten Bima juga saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Bima,” ungkapnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *