Total Pasien Covid-19 di Kota Bima 115 Orang, 91 Sembuh, 2 Meninggal Dunia

Kota Bima, Kahaba.- Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bima H A Malik mengungkapkan, sejak awal Pandemi Covid-19 masuk ke Kota Bima hingga hari ini, Senin (28/9) jumlah keseluruhan warga Kota Bima yang positif terpapar sebanyak 115 orang, 91 pasien dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima H Abdul Malik. Foto: Bin

Dengan bertambahnya jumlah ini, maka dirinya terus mengimbau warga masyarakat Kota Bima agar tetap waspada dan terus menjalankan protokol kesehatan dengan ketat saat beraktivitas.

“Ini yang perlu diingat, mencegah lebih baik daripada mengobati,” katanya.

Diakui Malik, dari semua total yang ia sebutkan di atas, kasus isolasi mandiri masih sebanyak 22 orang. Artinya hingga saat ini penularan Covid-19 masih terus terjadi. Maka, ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pemutusan mata rantai penularan Covid-19.

“Kita adalah garda terdepan untuk mencegah dan menghentikan penularan virus ini,” ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat untuk senantiasa memperhatikan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 yakni dengan menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berjabat tangan, menjaga kebersihan, dan meminimalkan kerumunan.

Kepada seluruh Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Bima hingga Tim Gugus Tugas Kelurahan, aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya juga diajak untuk terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19.

“Mari bersama bangun solidaritas kemanusiaan, bahu membahu memerangi Covid-19 di Kota Bima. Tingkatkan kepedulian sosial dan partisipasi sosial di tengah masyarakat,” ajaknya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *