Launching Program Taman Nusatera di Bima, BNI Dukung KUR untuk Petani

Kabupaten Bima, Kahaba.- Program Tani Mandiri di Nusa Tenggara Barat (Taman Nusatera) diluncurkan secara resmi oleh Ketua Dewan Pembina Koperasi Mitra Santri Nasional (KMSN) Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin, di Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Kamis (1/10). Launching program dimaksud dilakukan secara simbolik dengan penyerahan program KUR dari BNI untuk para petani.

Pemimpin BNI Cabang Bima H Muhammad Amir saat menyerahkan secara simbolis Bantuan KUR untuk petani. Foto: Ist

Putera Wakil Presiden Republik Indonesia yang biasa disapa Gus Syauqi saat menyampaikan sambutan menegaskan, petani adalah pahlawan ketahanan bangsa yang sebenarnya. Karena tanpa produktivitas petani, maka berhenti pula denyut nadi kehidupan berbangsa.

“Petani jangan hanya menjadi simbol ketahanan pangan, tapi petani harus bangkit dan bekerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan bangsa yang berdaulat dan bermartabat,” kata Gus Syauqi.

Menurut dia, program Taman Nusatera ini akan jadi role model pemberdayaan petani di nusantara, melalui Jaringan Kemitraan Adil Makmur Indonesia (Jaka Amin) oleh KMSN.

“Kita juga ingin meningkatkan ketahanan pangan nasional dimulai dari Bima,” ujarnya.

Ia pun melihat bahwa Kabupaten Bima dan Pulau Sumbawa memiliki potensi yang sangat luar biasa. Dirinya pun merasa yakin bahwa sesungguhnya Nusa Tenggara Barat adalah salah satu lumbung pangan nasional di Indonesia.

Ketua Dewan Pembina KMSN Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin saat menyerahkan Bantuan KUR ke petani. Foto: Ist

Sementara itu, Pemimpin BNI Cabang Bima Muhammad Amir mengatakan, BNI akan mendukung sepenuhnya program dimaksud. Untuk tahap awal, ada sebanyak 10 ribu hektar lahan yang menjadi sasaran program tersebut.

“Sasarannya tersebar di Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Sumbawa,” sebut Amir.

Sebagai bentuk kontribusi nyata BNI sambung Amir, akan menyalurkan KUR untuk 3 daerah tersebut. Satu orang petani akan dibantu dengan KUR maksimal Rp 25 juta.

“Itu tahap awal, nanti akan bertambah terus,” ungkapnya.

Amir juga menaruh harapan, program ini harus menjadi kebangkitan petani agar bisa bekerja sama dengan semua pihak. Sebab, petani sesungguhnya pahlawan ketahanan bangsa.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *