DPPPA Kota Bima Sosialisasi Kelurahan Layak Anak

Kota Bima, Kahaba.- Untuk mensukseskan Kota Bima menjadi Kota Layak Anak (KLA), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (DPPPA) Kota Bima terus melakukan sosialisasi kelurahan layak anak.

Kepala DPPPA Kota Bima H Ahmad saat memberikan sambutan pada sosialisasi Kelurahan Layak Anak di Kantor Kelurahan Rabangodu Utara Kecamatan Raba. Foto: Eric

Seperti dihelat di Aula Kantor Kelurahan Rabangodu Utara Senin (5/10). Kegiatan dimaksud dihadiri Kepala DPPPA Kota Bima H Ahmad, 2 narasumber masing-masing Kepala Bappeda Litbang H Fakhrunrazi dan Kabid PHA DPPPA Erwin Rahadi dan peserta Lurah Rabangodu Utara Khaeril Noval serta keterwakilan ketua RT, RW, LPM dan organisasi kemasyarakatan.

Kepala DPPPA Kota Bima H Ahmad menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya dan kebijakan daerah untuk mambangun dan mengembangkan Kota Bima menjadi kota layak anak.

“Untuk mewujudkan menjadi kota layak anak maka peran serta stakeholder sangatlah penting, yaitu harus dimulai dari kelompok terkecil seperti keluarga, lingkup RT dan RW, kelurahan, kecamatan, kota, provinsi sampai ke tingkat pusat,” jelasnya.

Menurut Ahmad, untuk mempercepat pencapaian menjadi kota layak anak,  maka ada beberapa program yang dapat dilakukan. Mulai dari memberikan penjaminan pemenuhan hak anak, lalu memberikan perlindungan anak dari berbagai tindak kekerasan, eksploitasi, penelantaran dan perilaku lainnya.

Indikator untuk memenuhi program ini di antaranya, tersedia fasilitas sarana dan prasarana  yang peduli dan ramah terhadap  anak, terbentuk kelompok kegiatan yang  melibatkan anak hingga meningkatkan partisipasi dalam berbagai kegiatan anak.

Ahmad menambahkan, sosialisasi ini merupakan komitmen bersama pemerintah dimulai di tingkat kelurahan. Sehingga dalam mewujudkan kelurahan layak anak, akan mendorong pula percepatan menjadi Kota Bima Layak Anak yang memperhatikan pemenuhan hak anak dan perlindungannya.

“Untuk mewujudkan KLA, kita semua memilliki tugas dan peran strategis. Maka perlu dilakukan perlindungan hak untuk tumbuh dan berkembang secara fisik, mental yang bebas dari kekerasan dan diskriminatif. Sebab anak adalah generasi emas bangsa yang harus mendapat perhatian serius, yang harus dididik secara baik dalam pemenuhan hak dan tumbuh kembang anak,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *