oleh

Ady Mahyudi Simbol Masyarakat Lambu, Kemenangan Diyakini Milik Syafa’ad

-Kabar Bima-8 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kampanye Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima Syafru-Ady di Kecamatan Lambu, Sabtu (24/10) disesaki kehadiran warga. Ady Mahyudi yang dinilai sebagai simbol masyarakat Kecamatan Lambu, akan diantar untuk menjemput kemenangan pada Pilkada Kabupaten Bima 2020.

Ady Mahyudi saat disambut warga Kecamatan Lambu. Foto: Bin

Tiba di kecamatan setempat, Paslon Syafru-Ady blusukan dan menyalami satu-satu warga yang menunggu kedatangannya. Warga tumpah ruah dan meneriakan yel-yel Perubahan menuju Bima Makmur.

Di Desa Simpasai, Paslon Syafru-Ady menggelar pertemuan terbatas sekaligus melantik dan mengukuhkan 1.352 tim yang tersebar ditiap desa Kecamatan Lambu.

Ady Mahyudi saat sambutan menyampaikan rasa harunya melihat masyarakat Lambu yang begitu menyayanginya, menyambut kehadirannya dengan gegap gempita. Ia pun meyakini, akan kembali meraih kemenangan di Lambu. Seperti pada Pilkada tahun 2015 lalu.

“Saya waktu berpasangan dengan Jubaer, menang di Kecamatan Lambu. Pada Pilkada kali ini pun, kami yakin Syafru-Ady bisa kembali menang,” katanya.

Untuk tim yang akan dilantik, ia berharap bisa terus bekerja keras, mengajak sanak keluarga, untuk memenangkan pasangan Syafru-Ady. Jemput Perubahan yang diinginkan bersama.

Menurut dia, Kecamatan Lambu dulu pernah mendaulat dirinya menjadi Bupati Lambu. Penghargaan tersebut tentu semakin membuktikan jika Lambu menjadi penentu kemenangan pasangan Syafru-Ady.

Pengukuhan Tim Syafru-Ady Kecamatan Lambu. Foto: Bin

Di tempat yang sama, Tim Pemenangan Edy Mukhlis yang juga anggota DPRD Kabupaten Bima saat orasi politik menyampaikan kekagumannya untuk semangat warga Lambu memenangkan Pasangan Syafru-Ady.

“Lambu lumbung kemenangan Paslon Syafa’ad,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, pria yang juga Ketua Komisi III Itu mengungkapkan pengklaiman sejumlah program oleh salah satu calon. Seperti program PKH dan Bedah Rumah.

Menurut Edy, semua yang disampaikan Paslon tersebut untuk meraup simpati masyarakat Kabupaten Bima tidak benar. Sebab, 2 program dimaksud merupakan program nasional, bukan program daerah.

“Mau siapapun yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bima, 2 program itu tetap dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat Kabupaten Bima,” terangnya.

Maka dari itu, Edy meminta masyarakat untuk tidak percaya pengklaiman program tersebut oleh satu Paslon. Karena jika nanti Syafa’ad terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bima, juga bisa melakukannya dan bisa lebih dari itu.

*Kahaba-01/Adv

Komentar

Kabar Terbaru