oleh

Cita-Cita Syafru-Ady, Bangun Sumber Daya Manusia Sehat, Unggul dan Mandiri

-Kabar Bima-13 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ada sejumlah cita – cita yang ingin diwujudkan oleh Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima Syafru – Ady jika nanti memenangkan Pilkada Kabupaten Bima tahun 2020. Salah satunya yang tertuang dalam visi misi dan program kerja yakni membangun sumber daya manusia sehat, unggul dan mandiri.

Pasangan Syafa’ad saat menuju KPU Kabupaten Bima untuk mendaftar. Foto: Ist

Tim Analis dan Strategi Syafru – Ady, Darussalam mengatakan, tantangan besar ke depan yakni fokus pada investasi peningkatan kualitas manusia yang sehat, unggul berkualitas, dan mandiri. Maka untuk mewujudkan misi tersebut, ia menguraikan setidaknya ada 4 program aksi yang akan dilakukan Paslon Nomor Urut 2 tersebut.

Pertama kata Darussalam yakni pelayanan dasar dan jaminan kesehatan bermutu. Untuk bagian ini, tentu yang perlu dilakukan yakni penyediaan rumah sakit rujukan, agar memudahkan masyarakat Kabupaten Bima yang sakit dan perlu perawatan medis yang memadai, tidak perlu lagi dilarikan ke rumah sakit di luar daerah.

“Tapi sebelum itu diwujudkan pada era Syafru-Ady nanti, perlu adanya penyediaan Rumah Singgah Pasien Mataram – Bali, sebelum adanya Rumah Sakit Rujukan di Bima,” katanya, Selasa (27/10).

Kemudian masih pada sektor kesehatan, penyediaan dan pengembangan Sarpras kesehatan secara merata dan bermutu, penyediaan tenaga – tenaga dokter spesialis, perawat dan bidan secara merata dan profesional, pelayanan prima kesehatan berbiaya murah dan gratis bagi masyarakat pra sejahtera, pemberdayaan kader Posyandu setiap desa, gerakan bebas stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak.

“Untuk memberikan apresiasi untuk kerja dokter, perawat dan bidan, perlu adanya peningkatan kesejahteraan secara profesional dan proporsional melalui penghasilan tambahan (tamsil),” paparnya.

Tidak hanya itu sambung Darussalam, Syafru-Ady juga akan memperkuat program promotif dan preventif dengan pembudayaan gerakan hidup sehat dalam masyarakat, serta makanan yang  dikonsumsi  masyarakat. Pembangunan  infrastruktur  dasar,  terutama  SPAM  dan  perbaikan  sanitasi,  seperti  tiap rumah tangga/wilayah  memiliki jamban, untuk meningkatkan kualitas hidup sehat.

Kemudian mendorong agar masyarakat yang berada di wilayah pedesaan untuk mendapatkan  bantuan kesehatan (PBI JKN-KIS), memastikan program JKN-KIS melalui percepatan peningkatan  kepesertaan JKN-KIS serta peningkatan kualitas layanan kesehatan, memfungsikan  fasilitas dan penerapan pelayanan prima kesehatan di setiap kecamatan dengan “Bima  Menjenguk” serta memperbaiki fasilitas air bersih  dan  sanitasi  lingkungan yang  mendukung tumbuh kembang anak.

Pada bagian pelayanan dan pengembangan pendidikan unggul berkualitas kata dia, Syafru-Ady akan merekrut guru kontrak daerah, pembangunan role model sekolah ramah anak dan perempuan, penyediaan dan pengembangan sarpras pendidikan secara merata dan bermutu, Lab School untuk siswa, guru, dan kepala sekolah berprestasi hebat.

Tim Analis dan Strategi Syafru-Ady, Darussalam. Foto: Ist

“Penghasilan tambahan bagi guru/PTK berprestasi juga akan menjadi perhatian serius Syafru-Ady,” terangnya.

Lalu guna mendorong kualitas pendidikan juga Syafru-Ady akan melelang jabatan kepala sekolah, penilik, dan pengawas sekolah melalui uji kompetensi yang ketat. Kemudian membangun pusat taman  literasi masyarakat dan program jam wajib belajar di rumah bagi anak dan orangtua. Penyediaan guru/PTK bermutu, merata dan proporsional, peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru/PTK.

“Syafru-Ady juga berkienginan membentuk dan melakukan pemberdayaan pemuda pelopor literasi, peningkatan kualitas dan kapasitas asrama mahasiswa di berbagai kota studi, program kemitraan dengan lembaga-lembaga pendidikan tinggi/LPTK, beasiswa Bidik Misi Daerah dan pendayagunaan Dewan Pendidikan,” paparnya.

Sementara pada bagian mengembangkan sistem pelatihan kewirausahaan, Syafru-Ady akan meningkatkan pelatihan kewirausahaan yang disesuaikan dengan kebutuhan  dunia  industri dan  perkembangan teknologi. Memberikan akses  kepada anak-anak yang putus sekolah dan  tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan studinya dengan meningkatkan pendidikan dan  keterampilan.

“Syafru-Ady juga akan meningkatkan akses permodalan bagi wirausahawan baru dengan  menggunakan model pembiayaan non-konvensional, sehingga memudahkan wirausahawan baru yang tidak memiliki aset serta mempercepat tumbuhnya wirausahawan muda dengan penyediaan fasilitas pendidikan dan pelatihan kewirausahaan yang melibatkan komunitas pendidikan dan sektor ekonomi  kreatif,” ulasnya.

Untuk Pemberdayaan Perempuan, Pemuda dan Olahraga ungkap Darussalam, Syafru-Ady tentu akan meningkatkan akses perempuan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan kesehatan reproduksi, terutama untuk menurunkan angka kematian bayi, meningkatkan akses anak-anak perempuan untuk memperoleh pendidikan.

“Juga akan memfasilitasi peran perempuan atau ibu dalam penguatan ekonomi keluarga dan memfasilitasi perempuan untuk mengakses teknologi, pembiayaan dan pendampingan inovasi, termasuk untuk merintis usaha dan  menjadi wirausahawan,” jelasnya.

Masih pada sektor perempuan, Syafru-Ady akan meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dari segala bentuk  kekerasan  dan tindakan diskriminatif. Meningkatkan pelibatkan perempuan atau ibu dalam menjaga tumbuh kembang anak serta pendidikan karakter dalam keluarga dan mengembangkan sistem penghargaan dan meningkatkan kesejahteraan atlet, pelatih dan tenaga keolahragaan.

“Terakhir meningkatkan potensi pemuda dalam kewirausahaan, kepeloporan, dan kepemimpinan dalam pembangunan serta meningkatkan sarana dan prasarana olahraga yang sudah tersedia untuk mendukung pembinaan olahraga,”pungkasnya.

*Kahaba-01/Adv

Komentar

Kabar Terbaru