oleh

Monta Dalam Anak Tiri Pemda Bima, Warga Teriakan Ganti Bupati

-Kabar Bima-7 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Teriakan ganti Bupati Bima menggema saat pertemuan terbatas Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Syafru-Ady, di Desa Tolouwi Monta Dalam Kecamatan Monta, Kamis (29/10).

Tim Pemenangan Syafru-Ady, Mustamin saat orasi politik di depan warga Desa Monta Dalam. Foto: Bin

Bagaimana tidak, keberadaan wilayah Monta Dalam dinilai tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah selama 5 tahun, bahkan 15 tahun lamanya. Sehingga besar keinginan warga setempat yang ingin menjemput Perubahan yang diusung Paslon Syafru-Ady, untuk menuju Bima Makmur.

Anggota DPRD Kabupaten Bima yang juga Tim Pemenangan Syafru-Ady, Mustakim saat pidato politik menegaskan, atas nama warga Monta Dalam menginginkan daerah ini berubah ke arah yang lebih baik. Dan yang bisa melakukannya hanyalah Paslon Syafru-Ady.

“Monta Dalam ini selalu dianaktirikan oleh pemerintah Kabupaten Bima, sejak 5 tahun terakhir dan bahkan 15 tahun lamanya,” ungkap Mustamin.

Ia pun mengaku tahu persis kebijakan anggaran yang masuk di Monta Dalam. Salah satu contoh kecil saj, untuk anggaran jalan saja dari Rp 5 miliar, diubah menjadi Rp 1 miliar. Belum lagi anggaran – anggaran lain untuk Monta Dalam, tidak pernah mendapat porsi seperti wilayah lain.

“Untuk itulah alasan kami warga Monta Dalam ingin mengganti Bupati Bima, agar wilayah kami juga mendapat porsi perhatian yang sama dengan wilayah lain,” terangnya.

Warga Desa Tolouwi saat menghadiri kampanye terbatas Paslon Syafru-Ady. Foto: Ist

Menurut Duta Partai Nasdem tersebut, kehadiran Paslon Syafru-Ady pasti akan memberikan Perubahan untuk daerah. Itu telah terbukti saat H Syafruddin menjadi Bupati Bima meski hanya 1 tahun 8 bulan, namun keberpihakan pada kepentingan rakyat sudah tidak diragukan lagi.

Salah satu contoh saja, sewaktu zaman H Syafruddin menjadi Bupati Bima dan Ady Mahyudi menjadi Pimpinan DPRD Kabupaten Bima, pupuk tidak pernah langka dan tidak mahal. Namun 5 tahun terakhir ini, begitu sulitnya mendapatkan pupuk untuk kebutuhan petani.

“Makanya kami memastikan jika Syafru-Ady menang, pupuk tidak akan pernah langka dan mahal,” tegasnya.

Mustamin juga mengungkapkan, mayoritas masyarakat Monta Dalam selain bertani juga melakukan penggemukan sapi. Maka jika Syafa’ad menang, akan mendistribusikan mesin pencacah rumput. Peternak tidak lagi kesusahan untuk memberi makan ternak.

“9 Desember sebentar lagi, untuk itu kita satukan pandangan dan tekad untuk memenangkan Syafru-Ady,” ajaknya.

Sebelumnya, Paslon Syafru-Ady saat tiba di Kecamatan Monta turun melaksanakan blusukan mulai dari Desa Waro, kemudian melanjutkan blusukan di Desa Sondo, berlanjut di Desa Monto Tera dan menggelar pertemuan di Desa Tolouwi.

Paslon Nomor Urut 2 tersebut tak kenal lelah bergerak dan menyalami masyarakat setempat satu persatu, meminta doa dan dukungan untuk menjemput Perubahan.

*Kahaba-01/Adv

Komentar

Kabar Terbaru