oleh

Merasa tidak Diperhatikan, Keluarga Pasien Ngamuk di Puskesmas Bolo

-Kabar Bima-5 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pasien asal RT 16 Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Ilham Kurniawan (16) masuk di ruangan IGD Puskesmas Bolo, Jum’at (30/10), sekitar pukul 01.00 Wita. Sejak itu hingga pada pukul 20.40 Wita, pelajar di sebuah SMA itu tidak diperhatikan pihak medis, sehingga memicu terjadinya kegaduhan di Puskesmas setempat.

Suasana menegangkan di PKM Bolo karena pasien tidak diperhatikan tenaga medis. Foto: Ist

Anggota BPD Tambe Ihwan Gardiawan membenarkan kejadian itu. Pasien tersebut masuk di IGD dengan keluhan muntah darah di mulut dan hidung. Hingga esok hari sekitar pukul 10.00 Wita dipindahkan ke ruang inap, tapi belum diperiksa sama sekali.

“Keluarga pasien kesal karena hanya dipasang cairan saja. Padahal mestinya harus ada pemeriksaan,” ujarnya, Jumat (30/10)

Kata dia, baik di ruang IGD maupun di ruang inap, belum ada keterangan medis soal penyakit pasien tersebut. Itu juga membuat keluarga jengkel dan memilih bawa pulang pasien.

“Kalau sekedar pasang cairan, mending dibawa pulang ke rumah saja,” katanya.

Dokter Umum Puskesmas Bolo, dr H Jatmiko membantah kalau pasien tersebut tidak diperhatikan. Karena sebelumnya diperiksa dan dapat diatasi tanpa harus dirujuk ke RSUD Bima.

“Hasil pemeriksaan kondisi pasien baik, sehingga tidak dirujuk,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, pasien tersebut dirapit test tapi belum diketahui hasilnya.

“HB pasien normal dan paru – paru tidak masalah,” jelasnya.

Ia membenarkan, keluarga pasien sempat ngamuk karena panik melihat pasien muntah dan mengeluarkan.

“Kondisi pasien sebenarnya tidak parah, sehingga tidak perlu dirujuk,” tutupnya.

Pantauan di lapangan, keluarga pasien ngamuk sembari membanting tong sampah dalam ruangan inap hingga pecah. Sehingga suasana sedikit memanas.

*Kahaba-10

Komentar

Kabar Terbaru