oleh

Mantan Loyalis Petahana dan Iman Merapat ke Syafru-Ady

-Kabar Bima-51 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Arus keberpihakan rakyat untuk Paslon Syafru-Ady terus mengalir. Terbaru, 2 gerbong dari Paslon lain seperti In-Dah dan Iman juga telah merapat ke Paslon Syafru-Ady.

Ady Mahyudi saat bersama mantan Loyalis Paslon Petahana dan Paslon Iman. Foto: Bin

Mantan Ketua PK Golkar Kecamatan Wera Muhammad Ikbal mengatakan, mereka mengalihkan dukungan ke Syafru-Ady karena melihat ada kemenangan. Paslon nomor urut 2 itu pun dinilai orang yang sangat layak memimpin Bima 5 tahun ke depan.

Menurut dia, ia bergabung dengan Paslon petahana sejak 2005 lalu. Kemudian pergantian pimpinan dan melihat selama 5 tahun terakhir ini tidak ada perkembangan untuk daerah yang berarti.

“Alasan pertama saya melihat mulai tahun 2015, untuk melanjutkan perjuangan mantan Bupati sebelumnya tidak ada. Perhatian untuk Kecamatan Wera dan Ambawali tidak ada,” ungkapnya di sela-sela bertemu dengan calon Wakil Bupati Bima Ady Mahyudi, Sabtu malam (7/11).

Kemudian kenapa mendukung dan memilih Syafru-Ady kata Ikbal, karena selama menjadi Bupati Bima, H Syafruddin banyak memiliki program pro rakyat. Di antaranya bibit bawang, pupuk, belum lagi alat pertanian, membangun pasar Tawali senilai miliar rupiah.

“Itu hanya 1 tahun 8 bulan, bagaimana kalau H Syafruddin ini Bupati nya selama 5 tahun,” terang Ikbal.

Ia menambahkan, kedatangannya di kediaman Ady Mahyudi bukan meminta untuk menjadi tim. Yang perlu dilakukan yakni bagaimana Syafru-Ady posisinya meraih kemenangan pada 9 Desember 2020.

“Kami tidak ingin masuk tim mana mana, karena urgensinya adalah kami bekerja Syafru-Ady menang,” tegasnya.

Dari Paslon IMAN, Ketua Tim Kecamatan Lambu Irwan juga mengungkapkan hal yang sama. Dirinya mengaku sudah 7 bulan jalan bersama Iman, dan memilih keluar untuk memenangkan Paslon Syafru-Ady.

Ia beralasan, keluar dari Iman karena keberadaan tim yang tidak dihargai.
Kekecewaan itulah yang mendorong dirinya bersama gerbong yang sudah dirawat keluar.

“Kita juga ditawarkan oleh Paslon Petahana, tapi kita tolak karena yang memenangkan pertarungan ini Paslon Syafru-Ady,” tambahnya.

*Kahaba-01/Adv

Komentar

Kabar Terbaru