oleh

Berkunjung ke Dukcapil, Wawali Bima Ingatkan Aparatur Bekerja Taat Azas

-Kabar Bima-226 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Hari kedua melakukan pembinaan aparatur pegawai lingkup Pemkot Bima, Wakil Walikota (Wawali) Bima Feri Sofiyan menyambangi Kantor Dinas Dukcapil Kota Bima, Jumat pagi (27/11).

Wawali Bima Feri Sofiyan saat memberikan pembinaan untuk pegawai di Dinas Dukcapil Kota Bima. Foto: Bin

Kepala Dinas Dukcapil Kota Bima Hj Maryamah saat menyampaikan laporan mengaku, kendati bekerja di tengah Pandemi Covid-19, pihaknya setiap hari melaksanakan Vicon dengan Dirjen, berkoordinasi dan melaporkan setiap proses pekerjaan.

“Dan beberapa pekan terakhir, ada kebahagiaan yang kami rasakan, kendati bekerja dengan segala keterbatasan,” terangnya.

Maryamah juga mengaku, Dinas Dukcapil Kota Bima dalam penilaian kinerja dari Mendagri, mendapatkan prestasi yakni perekaman Akte nomor 4 secara nasional.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengutarakan bahwa di Dinas Dukcapil memiliki kekuatan pegawai 70 orang. PNS 34 orang dan selebihnya tenaga honorer.

“Komitmen kami Pak Wakil yakni melayani masyarakat tanpa perantara,” tuturnya.

Di tempat yang sama Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan mengapresiasi kinerja jajaran Dinas Dukcapil. Karena telah meraih prestasi Nasional. Tentu ini buah dari kerja keras dan menjadi catatan penting, agar kinerja dapat semakin ditingkatkan.

Saat itu, Feri juga berharap kepada aparatur dalam bekerja tidak ingin terjadi polarisasi, sehingga terjadi hal hal yang tidak menguntungkan bagi daerah. Karena masih banyak tugas dan target pemerintah hari ini yang perlu dicapai.

“Kita berharap tidak lagi menghabiskan pekerjaan yang tidak penting, karena masih banyak tugas yang harus diselesaikan,” tegasnya.

Feri juga berharap, aparatur membangun kebersamaan dan silahturahmi. Karena tidak ada sebuah kinerja yang akan dicapai, jika tidak ada kebersamaan, koordinasi dan sinkronisasi.

“Jangan lagi ada Eko sektoral, karena kita ini tim yang bekerja untuk meraih apa yang ditargetkan. Tidak ada yang lebih pintar dan lebih pahlawan dari yang lain,” katanya.

Wawali pun menekankan agar dalam pelaksanaan tugas, selalu menerapkan sistem kehati-hatian dan taat azas. Menurut dia, itu wajib hukumnya untuk dilakukan. Karena dirinya kita tidak ingin ada celah-celah, yang hanya karena ada kelailaian kecil akan berdampak besar.

“Masalah hukum itu muncul karen kelailaian kita. Mungkin tidak saja saat ini, tapi juga nanti, bahkan setelah kita pensiun,” tuturnya.

Ia menambahkan, Dinas Dukcapil ini OPD yang semi vertical. Karena bekerja dengan berkoordinasi langsung dengan kementrian. Sementara di sisi lain, tugas dinas ini padat pelayanan dan menjadi basis data yang terkoneksi dengan OPD lain.

“Tapi demikian, Dukcapil bisa memberikan performa terbaik,” pungkasnya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru