oleh

Wartawan Harus Punya Integritas dan Independen

Kota Bima, Kahaba.- Agenda pelatihan jurnalistik yang dihelat di Aula SMKN 3 Kota Bima oleh PWI Perwakilan Bima, Sabtu (3/4) menghadirkan beberapa pemateri yang memberikan pemahaman tentang cara, teknik dalam menulis berita, serta tugas dan tanggung jawab sesuai kode etik jurnalis sesuai UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Wartawan Harus Punya Integritas dan Independen
Khairudin M Ali saat menyampaikan materi di acara pelatihan jurnalistik yang digelar PWI Bima. Foto: Eric

Khaerudin M Ali saat menyampaikan materi menjelaskan, banyaknya jumlah media dengan kondisi wilayah daerah yang cukup kecil, mempengaruhi minat para pembaca berita. Apalagi masih ada media yang memberitakan namun tidak memperhatikan penulisan unsur 5 W 1 H, sehingga mempengaruhi cara dan sikap pembaca.

“Untuk itu wartawan memperbaiki penulisan sesuai kode etik, agar berita yang disajikan lengkap dan memudahkan pemahaman para pembaca,” ujarnya.

Khaerudin mengungkapkan, selain harus memiliki kemampuan sesuai standar, seorang jurnalis juga harus memiliki kompetensi dan beberapa sikap yang wajib ditunjukan selama bertugas. Agar berita yang akan dimuat nanti dapat dipertanggungjawabkan oleh perusahaan media itu sendiri.

“Setelah mendapat informasi dari sumber berita, selanjutnya wartawan wajib melakukan kroscek kembali seperti apa yang disampaikan sebagai bentuk keberimbangan. Kemudian hasil yang disampaikan ke publik nanti objektif, padat dan jelas serta aktual,” katanya.

Pendiri Bima Grup itu menegaskan, jurnalis harus menjaga integritas dan harus independen. Menjaga marwah jurnalis dan menulis sesuai fakta di lapangan. Hasilnya, biarkan masyarakat yang menilai,” imbuhnya.

Menutup materi yang disampaikan, Khaerudin menegaskan bahwa setiap wartawan, dituntut harus memiliki kemampuan untuk menyusun laporan dalam bahasa yang jernih, kalimat yang sederhana dan padat, dengan pilihan kata yang tepat.

“Dengan memahami tugas dan kode etik jurnalis, kami yakin informasi yang disampikan akan memiliki nilai dan makna di mata publik,” tegasnya.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru