oleh

6 Bulan Terakhir, Jumlah Duda di Bima Bertambah 655 Orang

-Kabar Bima-785 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Catatan Administrasi Pengadilan Agama Bima dari bulan Januari hingga Juni 2021, terdapat 989 perkara cerai yang dilaporkan. Jumlah itu baik cerai gugat dilapor istri, maupun cerai talak.

Ilustrasi

“Selama 6 bulan terakhir, kami sudah menerima 989 perkara cerai talak dan cerai gugat,” sebut Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Bima Arifudin Yanto, Senin (28/6)

Arifudin Yanto juga menyampaikan, dari jumlah perkara yang masuk dari Januari hingga Juni tersebut, cerai talak sebanyak 202 perkara. Sementara yang sudah diputuskan sebanyak 133 perkara. Kemudian cerai gugat sebanyak 787 perkara dan diputuskan sebanyak 522 perkara.

“Jumlah perkara cerai talak dan cerai gugat yang sudah diputuskan sebanyak 655 perkara. Kalau dihitung dengan sisa perkara pada tahun 2020, maka tahun ini kami sudah putuskan 700 lebih perkara,” ungkapnya.

Untuk faktor utama perceraian kata Yanto sapaanya, didominasi karena faktor perselisihan, faktor ekonomi, faktor murtad dan faktor hadirnya pihak ke tiga dalam rumah tangga, serta faktor lamanya ditinggal oleh salah satu pasangan karena bekerja di luar daerah.

Ditambahkannya, jumlah perkara yang disidangkan setiap hari hselama pandemi Covid-19 tidak sama dengan jumlah perkara sebelum pandemi. Karena jumlahnya tidak sebanyak sebelum pandemi. Proses persidangan pun menggunkan protokol kesehatan Covid-19.

“Proses persidangan kami utamakan mematuhi proses Covid-19,” katanya

*Kahaba-05

Komentar

Kabar Terbaru