oleh

Gelar Deklarasi Zero Halinar, Rutan Bima Dipuji Kemenkumham NTB

-Kabar Bima-Dibaca 1 kali

Kota Bima, Kahaba.- Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 2B Raba Bima mendeklarasikan perang melawan Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba), Sabtu pagi (24/9). Kegiatan dimaksud dihadiri langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham NTB Maliki.

Gelar Deklarasi Zero Halinar, Rutan Bima Dipuji Kemenkumham NTB
Deklarasi Zero Halinar yang digelar Rutan Bima. Foto: Deno

Sebelum penandatanganan kesepakatan bersama tentang Zero Halinar, terlebih dahulu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) membacakan komitmen untuk tidak lagi berbuat dan melanggar hukum, baik dalam Rutan maupun setelah bebas dari penjara.

Pembacaan deklarasikan pun dipandu 2 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan diikuti oleh seluruh WBP yang lain secara serentak. Setelah pembacaan komitmen oleh WBP, semua jajaran Rutan Bima, menandatangani bersama kesepakatan deklarasi Zero Halinar dan penandatanganan komitmen perwakilan dari tiap blok WBP.

Saat sambutan Maliki menyampaikan, rumah tahanan itu maju ketika memiliki 3 unsur, yakni tidak terjadi pungli, tidak adanya peredaran narkoba dan penggunaan handphone oleh WBP. Pungli dapat terjadi karena adanya celah-celah dan tidak adanya kedisiplinan, maka dengan membangun integritas bersama menjadi langkah awal mengantisipasi terjadinya pungli.

“Rutan Bima adalah Rutan pertama yang mendeklarasikan Zero Halinar di seluruh NTB,” ungkapnya.

Ia menegaskan, perlunya deklarasi Zero Halinar itu untuk membuktikan pada masyarakat bahwa Rutan Bima merupakan Rutan yang bebas dari Pungli dan peredaran narkoba. Setahun terakhir Rutan Bima dipantau sangat baik dan terbaik di seluruh NTB.

Maliki juga meminta agar semua petugas bekerja dengan baik, lakukan pembinaan serta pendekatan pada WBP dengan cara yang baik. Hindari hal yang melanggar aturan dan ketentuan yang berlaku.

Dirinya juga mengakui bahwa Rutan Bima merupakan salah satu Rutan yang bisa melaksanakan pembinaan yang seharusnya dilaksanakan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Sejauh ini saya memantau bahwa Rutan Bima masih yang terbaik di NTB,” pujinya.

Usai melaksanakan deklarasi Zero Halinar, Kepala Divisi Pas NTB bersama Karutan dan petugas Rutan mengelilingi blok WBP, untuk melihat kondisi WBP, baik blok laki-laki maupun blok wanita.

*Kahaba-05


Kabar Terbaru