oleh

UN SMA Diundur, UN SD dan SMP Tidak Terganggu

-Kabar Bima-1.440 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Pengunduran jadwal pelaksanaan Ujian Nasional untuk SMA/SMK/MA/SMALB dan Paket C akibat permasalahan teknis percetakan naskah soal tidak akan banyak mempengaruhi jalannya Ujian Nasional untuk jenjang lainnya, baik untuk jenjang  SMP maupun SD. Demikian penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima, Drs. Suryadin yang dikonfirmasi pada hari Minggu (14/4).

Illustrasi/Foto: antaranews.com
Illustrasi. Foto: antaranews.com

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kendala teknis pada pencetakan soal menyebabkan panitia tidak siap untuk mendistribusikan naskah soal UN hari pertama yang meliputi mata pelajaran bahasa Indonesia. Akibatnya, ujian pada hari Senin (15/4) itu akan diundur pelaksanaannya menjadi hari Jumat (19/4), sedangkan mata pelajaran yang seharusnya diujikan pada Selasa (16/4) akan dilaksanakan pada hari Senin (22/4). Disampaikan juga, jam pelaksanaan ujian serta jadwal pelaksanaan ujian untuk hari Rabu dan Kamis tidak berubah atau mengikuti jadwal semula.

Suryadin mengaku, telah mendapatkan instruksi dari dinas provinsi untuk menunjau kembali jadual pelaksanaan UN untuk tingkat SMA/SMK/MA dan SMALB dan Paket C yang seharusnya sesuai jadwal semula akan digelar pada pagi ini (15/4/2013).

Kemudian mengenai pemberitahuan penundaan kepada para siswa dan sekolah, Suryadin mengaku pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh sekolah yang ada di Kota Bima. Dalam rapat itu dinas menjelaskan mengenai masalah teknis yang mengakibatkan distribusi naskah soal ujian tidak dapat dilakukan tepat waktu. Kepada seluruh kepala sekolah yang hadir juga disampaikan mengenai penjadwalan ulang pelaksanaan UN, khususnya untuk hari Senin (15/4) dan Selasa (16/4) yang telah diputuskan ditunda pelaksanaannya.

Ujian Nasional Tahun ajaran 2012/2013 tingkat SMA dan sederajat di Kota Bima akan diikuti oleh 3.548 orang siswa. Sementara untuk tingkat SMP/ MTs sebanyak 2.709 siswa dan untuk tingkat SD dan MI sebayak 2.716 siswa, sehingga total keseluruhan peserta UN di tiga tingkatan pendidikan sebanyak 8.973  siswa.

Suryadin memastikan, dengan adanya penundaan jadwal ujian untuk tingkat SMA dan sederajat ini, jadwal UN tingkat SMP/MTs  serta SD/MI tidak akan terganggu dan akan dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. [BS]

Komentar

Kabar Terbaru