Kasus Demam Berdarah Meningkat, Dikes Intensifkan Fogging dan Imbau PHBS

Kabar Kota Bima87 Dilihat

Kota Bima, Kahaba.- Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) Januari 2023 meningkat menjadi 35 orang. Dari jumlah itu, 33 di antaranya adalah anak-anak.

Kasus Demam Berdarah Meningkat, Dikes Intensifkan Fogging dan Imbau PHBS - Kabar Harian Bima
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima Ahmad didampingi Sekretaris Syarifuddin saat diwawancarai. Foto: Eric

Kini, Dinas Kesehatan (Dikes) terus melakukan upaya untuk menekan angka DBD di lingkungan masyarakat, yaitu melalui fogging dan imbauan melalui pemerintah kelurahan dan RT tentang pentingnya menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).



“Kami sudah intensifkan petugas di lapangan untuk fogging, terutama di wilayah yang rawan DBD, seperti Kecamatan Raba, Rasanae Barat dan Asakota sesuai data pasien yang mendominasi penyakit DBD,” ungkap Kepala Dikes Kota Bima Ahmad, Kamis 19 Januari 2023.

Baca:   5 Warga Kecamatan Belo Terjangkit DBD, PKM Imbau Jaga Kebersihan Lingkungan

Dia menjelaskan, meskipun jumlah penderita sudah mencapai puluhan di bulan Januari, pemerintah daerah belum menetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Karena penetapan tersebut harus ada beberapa ketentuan, serta DBD merupakan penyakit musiman.

“Yang pasti pemerintah terus melakukan upaya pencegahan dengan fogging, sosialisasi PHBS dan peningkatan gotong royong untuk membersihkan saluran air. Kemudian juga penanganan medis secara intensif pada pasien yang didiagnosa DBD, agar bisa sembuh dan sehat kembali seperti biasa,” katanya.

Baca:   Ini Isi Surat Pernyataan Kepala Dikes untuk Nakes Sukarela

Di tempat yang sama, Sekretaris Dikes Syarifuddin menambahkan, dalam waktu dekat ini pemerintah juga akan mengeluarkan surat edaran untuk seluruh pemerintah kelurahan, kemudian disampaikan pada masyarakat agar sejumlah langkah penanganan penyakit DBD, Chikungunya dan penyakit lainnya.

“Pesan dari surat ini mengajak bersama masyarakat untuk menerapkan PHBS, serta menggalakkan kembali semangat gotong royong untuk membersihkan lingkungan,” tambahnya.

Baca:   Organisasi Profesi Kesehatan Beberkan “Kebobrokan” di Dinas Kesehatan

*Kahaba-04


Komentar