oleh

Wawali Sorot Ulah Oknum Pegawai Sukarela di Medsos, Menambah Kegaduhan

Kota Bima, Kahaba.- Saat memberikan pembinaan untuk pegawai BPKAD Kota Bima, Jumat siang (27/11) Wakil Walikota (Wawali) Bima Feri Sofiyan juga menyorot dinamika di media sosial yang ikut membuat kegaduhan di daerah.

Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan. Foto: Dok Hum

Seperti ada oknum pegawai sukarela di Pemkot Bima yang berbicara seolah – olah melampaui kewenangan pejabat sekelas kepala dinas kadis dan kepala bidang. Menurut dia, perilaku tersebut justru semakin membuat kegaduhan yang terjadi di Kota Bima.

“Seolah-seolah sekali menyampaikan kalimat dan pernyataan. Jangan karena merasa dekat dengan pimpinan daerah, kemudian berbicara melampaui kapasitas dan kewenangan yang dimiliki,” sorotnya.

Kata Wawali, Medsos saat ini menjadi wadah yang sangat berpengaruh dalam membentuk opini publik. Maka seyogyanya dipergunakan dengan sebaik mungkin. Bukan malah mengeluarkan kalimat – kalimat yang semakin membuat kegaduhan.

Di hadapan sejumlah pegawai, Feri juga mengutarakan kinerja aparatur di Pemkot Bima saat ini menurun. Bahkan ada pegawai yang hanya datang absen, kemudian pulang, Lalu datang lagi pada sore untuk menunaikan kewajiban untuk absen.

”Iya seperti kebingungan apa yang mau dikerjakan,” ungkapnya.

Wawali pun berharap kepada aparatur pemerintah lingkup Pemkot Bima untuk bekerja saja sesuai kapasitas dan kewenangan yang dimiliki. Terpenting jangan jauh dari aturan. Kemudian tidak terpolarisasi, tidak lagi menggunakan ego sektoral.

“Ini akan sangat berbahaya dan menganggu iklim kerja yang kondusif,” tuturnya.

Feri menambahkan, dirinya sangat berharap dari kegiatan pembinaan pegawai ini, maka akan semakin memperkuat kebersamaan dan kekompakan dalam bekerja dan memberikan pengabdian terbaik untuk daerah.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru