oleh

Casman: TPPID Kota Bima Jangan Makan Gaji Buta, Bubarkan Saja

Kota Bima, Kahaba.- Ketua DPC  Partai Hanura Kota Bima Mochammad Casman  menyorot kinerja Tim Percepataan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TPPID) Kota Bima, karena sejak dibentuk tidak ada kerja – kerja dan terobosan yang strategis untuk pembangunan daerah dan bisa dilihat serta dinikmati oleh masyarakat.

Casman: TPPID Kota Bima Jangan Makan Gaji Buta, Bubarkan Saja
Ketua DPC Partai Hanura Kota Bima Mochammad Casman. Foto: Bin

Menurut Casman, TPPID ini punya anggaran yang tidak sedikit dari Pemerintah Kota Bima. Satu orang lebih kurang mendapatkan gaji sekitar Rp 5 Juta sebulan. Sementara pemerintah mengalokasikan uang rakyat untuk lembaga yang tidak memiliki fungsi yang jelas.

“Karena tugasnya selama ini tidak terlihat, tidak ada publikasi juga tentang apa yang mereka lakukan untuk daerah ini,” sorotnya, Senin (30/11).

Kata dia, tim ini keberadaannya tidak jelas. Dana APBD sekitar  Rp 400 juta alokasi yang diberikan untuk tim itu juga tidak releven dengan kapasitas mereka yang tidak memiliki kinerja yang terukur. Pasalnya, TPPID tersebut tidak memiliki program yang bisa membantu kinerja pemerintah.

“Bubarkan saja itu, kerjanya apa juga tidak jelas, hanya habiskan anggaran. Sementara masih banyak hal lain yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga yang harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah,” jelasnya.

Apabila bicara hal – hal teknis yang bersifat strategis untuk pembangunan daerah sambung Casman, sudah ada dinas teknis dan dinas perencanaan yang ada di daerah. Maka sepatutnya, tim yang tidak memiliki peran itu dibubarkan.

Untuk itu, dirinya mendesak Walikota Bima untuk mengevaluasi keberadaan TPPID. Kemudian jika perlu, wakil rakyat memanggil tim tersebut untuk klarifikasi apa yang sudah mereka lakukan selama ini.

“Apa rencana – rencana tim itu harus diperjelas. Dewan harus panggil tim itu, karena uang rakyat untuk mereka tersebut tidak sedikit,” tegas Casman.

Mestinya tambah pria yang juga pengacara tersebut, ada kerja – kerja nyata yang ditunjukan oleh TPPID. Jika ada, maka publikasikan agar masyarakat tahu peran dan fungsi mereka.

“Ini kan diam saja, kerja tidak ada, publikasi nihil. Tim ini tidak mampu menterjemahkan lebih dalam visi misi Walikota dan Wakil Walikota Bima,” pungkasnya.

*Kahaba-01

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru