oleh

Tuntut Gubernur Lebarkan Jembatan, Warga Rada Tanam Pohon di Jalan

-Kabar Kota Bima-167 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tuntut Gubernur NTB segera melebarkan jembatan di jalur provinsi, jalan lintas Sila – Donggo, warga Desa Rada Kecamatan Bolo menggali jalan dan menanam pohon, Jumat (4/12).

Warga Desa Rada saat menanam pohon di jalan. Foto: Yadien

Warga Desa Rada Yamin mengatakan, pemicu terjadinya banjir di permukiman penduduk lantaran sempitnya jembatan. Selain itu, gorong – gorong jembatan dangkal.

“Jembatan sempit mengakibatkan banjir meluap ke permukiman,” ungkapnya.

Akibat banjir kemarin, ratusan rumah warga di RT 04, 05 dan 06 desa setempat tergenang air. Sehingga mengakibatkan tempat tidur seperti spring bad dan perlengkapan rumah tangga warga basah.

Warga lainnya Muis mengungkapkan, aksi spontanitas yang dilakukan saat ini untuk menggugah hati pemerintah, agar dapat memperhatikan apa yang menjadi harapan masyarakat.

“Tidak ada yang lain, kita harap pemerintah melebarkan jembatan, sehingga arus air lancar,” inginnya.

Banjir di Desa Rada sudah jadi langganan, karena sempitnya jembatan. Kendati pun tidak ada korban jiwa akibat banjir kemarin, tapi warga merasakan dampak. Seperti puluhan mesin pompa air rusak digenangi air.

“Kerugian belum didata, tapi yang jelas banyak kerugian materi akibat banjir kemarin,” ungkapnya.

Kepala Desa Rada Supratman meminta masyarakat agar bersabar menghadapi musibah seperti seperti saat ini. Karena apapun alasannya, cara seperti ini justeru akan merugikan warga juga.

Sementara itu, Pengamat Jalan PU Provinsi NTB khusus ruas jalan Sila-Bajo Abdul Haris mengungkapkan, pengerjaan ruas jalan Sila-Bajo masuk skala perioritas untuk diperbaiki dengan menggunakan anggaran tahun 2020-2021.

“Ruas jalan Sila-Bajo direncanakan diperbaiki tahun 2021. Jadi kita harap warga bersabar sembari menunggu proses yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi NTB,” tambahnya.

*Kahaba-10

Komentar

Kabar Terbaru