oleh

Kapolres Minta Personil Fokus Jalankan Tugas Saat Pengamanan Pungut Hitung Suara di TPS

Kota Bima, Kahaba.- Dalam rangka persiapan pengamanan pemungutan dan perhitungan suara tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada Kabupaten Bima Tahun 2020, Polres Bima Kota menggelar Apel Pergeseran Pasukan, Senin (7/12) sekitar pukul 15.30 Wita.

Apel Pergeseran Pasukan oleh Jajaran Polres Bima Kota. Foto: Deno

Apel yang digelar di halaman depan Mako Polres Bima Kota itu dipimpin langsung Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono dan dihadiri oleh Wakapolres, Danyon Brimob, Dandim Kodim 1608 Bima, 1 pleton PJU Polres Bima Kota, 1 Pleton Anggota Kodim 1608 Bima, 1 Pleton Anggota Brimob dan diikuti seluruh personil gabungan jajaran Polres yang ikut Pengaman Pilkada.

Dalam sambutannya Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono menegaskan, mulai pengantaran surat suara dari KPU ke PPK, kemudian ke TPS akan dikawal ketat anggota TNI-Polri. Untuk itu, kesiapan dari seluruh personil yang bertugas sangat diharapkan. Terutama membangun kerjasama yang baik antara Personil Polres Bima Kota, personil Polsek, personil Brimob dan personil TNI.

“Saya minta semua personil tetap fokus saat menjalankan tugas,” pintanya.

Untuk personil yang bertugas di TPS kata Kapolres, harus fokus dan benar-benar bertugas di TPS. Begitu juga dengan personil yang punya tugas lain, fokus pada fungsi masing-masing tugas.

Kemudian, semua personil harus menggunakan seragam polisi dan tidak boleh menggunakan pakaian preman. Untuk pasukan Huru Hara (PHH) dan Sat Sabhara akan melaksanakan Mobile di wilayah yang dianggap rawan.

“Semua personil yang bertugas akan dibagikan dukungan kesehatan berupa obat-obatan, vitamin, masker dan cairan hand sanitizer,” ujarnya

Kapolres juga mengimbau agar semua personil melaksanakan pengamanan dengan loyalitas dan penuh dengan tanggungjawab. Tunjukkan pada masyarakat tentang tanggung jawab TNI-POLRI, agar pilkada berjalan aman dan lancar.

Masyarakat juga diminta untuk tetap menjaga keamanan masing-masing, jangan mudah terprovokasi dengan isu yang tidak jelas.

“Kami minta, saat melakukan pencoblosan, masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan,” tambahnya.

*Kahaba-05

Komentar

Kabar Terbaru