oleh

Wawali Minta Aparatur tidak Salah Mengintepretasikan Aturan

-Kabar Kota Bima-197 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota (Wawali) Bima Feri Sofiyan, Senin (14/12) pekan ini kembali melaksanakan kunjung kerja disejumlah OPD. 2 instansi yang disambangi orang nomor 2 di Kota Bima tersebut,

Wawali Bima saat memberikan arahan dan pembinaan pegawai di DPMPTSP Kota Bima. Foto: Bin

pertama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bima.

Pada kesempatan pertemuan di DPMPTSP, Wawali meminta kepada jajaran kantor setempat agar bekerja dengan meningkatkan koordinasi. Tidak saling mengintip dan menjatuhkan satu sama lain. Karena dengan begitu, akan menyebabkan masalah di kemudian hari.

Pada kesempatan itu, Feri juga meminta kepada DPMPTSP agar dalam bekerja tetap berpedoman pada aturan. UU dan regulasi yang menjadi tururannya, ditelaah dan dianalisa, agar tidak salah mengintepretasikan aturan.

“Salah mengintepretasikan aturan juga akan berdampak tidak baik,” tegasnya.

Seperti masalah yang dihadapinya saat ini, karena keliru mengintepretasikan regulasi, menyebabkan dirinya menjadi tersangka dugaan penyalahgunaan lingkungan hidup. Padahal jelas dalam Perwali yang ada, bahwa urusan yang dibangunny saat ini telah menjadi kewenangan pemerintah daerah, bukan pusat dan provinsi.

“Dan kita pun direpotkan dengan urusan pengurusan izin di provinsi, padahal dalam Perwali itu menjadi urusan pemerintahan daerah,” ungkapnya.

Namun sambung Wawali, yang dihadapinya saat ini menjadi pengalaman besar dan tidak ingin dialami oleh aparatur dan masyarakat lain. Karen hanya karen ketidakmampuan menganalisis regulasi yang ada, maka urusan menjadi panjang seperti ini.

Di hadapan pegawai kantor setempat, Feri juga mengingatkan agar aparatur bekerja sesuai tupoksi. Jika bukan fungsi dan kewenangan, jangan ambil alih dan dikerjakan. Padahal itu merupakan kewenangan aparatur lain.

Diujung pernyataannya, Feri mengingatkan bahwa semua aparatur bersaudara. Tumbuhkan rasa kasih sayang dalam bekerja. Tidak saling menyakiti satu sama lain. Karena sejatinya, jika satu yang tersakiti, semua pun akan merasakan sakit.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru