oleh

Nenek di Penanae Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Kota Bima, Kahaba.- Maemunah (73), wanita di Kelurahan Penanae Kecamatan Raba memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Nenek tersebut ditemukan dalam keadaan menggantung di belakang rumahnya di RT 03 RW 02, Selasa (29/12) sekitar pukul 10.30 Wita.

Nenek di Penanae Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Jasad Maemunah saat disemayamkan di rumah duka. Foto: Bin

Lurah Penanae Nurhayati mengatakan, saat kejadian dirinya dihubungi oleh pegawai kantor lurah. Sesaat itu juga menuju ke lokasi kejadian.

“Saat saya tiba di lokasi posisi Maemunah sudah dievakuasi dari lokasi gantung diri,” katanya.

Diakui Lurah, pertama kali yang menemukan Maemunah dalam keadaan gantung diri adalah cucunya, Syakila.

Saat itu, Maemunah memberi tahu Syakila hendak ke WC. Karena lama tidak kembali, akhirnya dicari dan tidak ditemukan di WC.

“Dicari di belakang rumah, Maemunah ditemukan dalam keadaan gantung diri. Syakila lalu berteriak panggil tetangga,” ungkapnya.

Menurut Nurhayati, kondisi Maemunah masih kuat. Sehari-hari tetap beraktivitas seperti biasa dan pergi belanja.

“Kita juga belum tahu apa masalahnya sehingga Maemunah mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” ujarnya.

Lurah menambahkan, Maemunah meninggalkan 7 orang anak dan belasan orang cucu. Sementara suaminya, telah lebih dulu meninggal dunia.

Pantauan media ini, di lokasi kejadian nampak warga berdatangan di rumah duka. Pihak kepolisian juga sudah tiba di lokasi untuk olah tempat kejadian perkara.

*Kahaba-01

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru