oleh

Jadi Korban Pengeroyokan di Pantai Buntu, Fahrul Bakal Lapor Polisi

Kota Bima, Kahaba.- Seorang pemuda Kelurahan Sarae Fahrul (26) jadi korban pengeroyokan perkelahian di Pantai Buntu Kelurahan Kolo Minggu kemarin. Selain itu, Hpnya pun diambil dan motor miliknya dibakar. (Baca. Tukang Parkir Area Wisata Dibacok, Motor Dibakar, Pelaku Diburu)

Jadi Korban Pengeroyokan Di Pantai Buntu, Fahrul Bakal Lapor Polisi - Kabar Harian Bima
Fahrul (berbaring) korban penyeroyokan di pantai buntu. Foto: deno

Fahrul bercerita, saat itu dirinya sedang duduk dan menonton acara orgen tunggal di Pantai Buntu. Ada salah satu adiknya yang joget dan disikut seorang pria berambut gondrong dan memakai anting berbaju putih.



“Karena adiknya dianggap ada masalah, saya melerai dan membawa adik saya ke tempat lain,” katanya, Senin (4/1).

Diakui Fahrul, saat ia membawa adiknya, tiba-tiba ada insiden pembacokan. Namun pelaku dan korban pada insiden itu tidak ia dikenal. Setelah itu, korban yang dibacok tiba-tiba datang menghampiri dan memegang tangan Fahrul sambil berteriak bawah Fahrul adalah teman dari pelaku pembacokan.

“Saya tidak ada hubungannya dengan kasus pembacokan itu. Malah saya jadi korban pengeroyokan warga sekitar. Selain motor saya dibakar, HP saya juga diambil warga yang mengeroyok saya,” ceritanya.

Terhadap peristiwa yang menimpanya, Fahrul akan melaporkan ke Polisi. Karena selain alami kerugian materi, ia juga mengalami luka serius di sekujur tubuh.

“Saat dikeroyok saya juga pingsan di TKP karena dihantam dengan benda tumpul,” ungakpnya.

Pada kesempatan itu, Fahrul menegaskan dirinya bukan bagian teman pelaku pembacokan itu, karena pelaku pembacokan bukan teman yang bersamanya ke Pantai Buntu.

“Saya minta HP saya dikembalikan dan ada ganti rugi terkait motor saya yang dibakar,” pungkasnya.

*Kahaba-05


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru