oleh

Pejabat yang Dilantik Diminta Amanah, Mampu Tunjukan Kinerja dan Prestasi

-Kabar Kota Bima-339 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Sebagai bentuk penyegaran wajah birokrasi sekaligus penyesuaian perubahan nomenklatur perangkat daerah, Walikota Bima H Muhammad Lutfi kembali melantik 241 pejabat dari berbagai tingkatan, di Gedung Covention Hall Kota Bima, Senin kemarin.

Walikota Bima HM Lutfi saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan pejabat. Foto: Dok Hum

Pelantikan ini berdasarkan surat keputusan Wali Kota Bima Nomor 821.2/I/BKPSDM/2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan pegawai negeri sipil dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Walikota Bima saat sambutan menyampaikan, rotasi dan mutasi yang dilakukan ini merupakan kebutuhan setiap birokrasi. Ia juga semua pajabat yang dilantik untuk memberikan yang terbaik untuk Kota Bima.

“Jangan tanyakan apa yang negara berikan, tapi apa sumbangsih kita buat daerah tercinta,” ujar Walikota Bima memberi semangat.

Diingatkannya pula kepada para pejabat yang dilantik agar amanah serta mampu menunjukkan kinerja dan prestasi bayi masyarakat luas. Kendati rotasi dan mutasi kali ini cenderung bergerak di tempat, namun rotasi dan mutasi ini dalam rangka penyesuaian dari perubahan OPD serta peleburan Dinas Statistik serta penambahan OPD baru, yaitu Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan.

“Dengan terbentuknya dinas baru ini, harapannya penanganan kebakaran yang ada ke depan bisa lebih baik di Kota Bima, terkadang juga memberikan bantuan ke Kabupaten Bima dapat ditingkatkan lagi pencegahan, sehingga tidak meluas,” ujarnya.

Menurut Lutfi, dengan berbagai prestasi diraih, diharapkan OPD yang belum memiliki inovasi untuk menunjukkannya. Ia pun yakin dan percaya SDM yang ada mampu memberikan yang terbaik dan inovasi kedepannya bagi pembangunan daerah, sehingga ada kepuasan bagi masyarakat.

Disampaikannya juga, tahun 2021 pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Tunjangan Kinerja (Tukin). Tunjangan yang diberikan kepada pegawai berdasarkan capaian kinerja dari masing-masing. Diharapkan kinerja yang dulu rendah dapat lebih ditingkatkan.

“Dengan adanya tukin tentunya tak ada lagi anggapan OPD basah dan kering, karena selama ini kadang ada pegawai kita merasa tak cocok ketika dimutasi ditempat lain sehingga malah bolos berbulan-bulan,” tegasnya.

Pemerintah akan menilai kinerja ASN melalui kerja sistem melalui aplikasi e-kinerja. Akan diketahui siapa yang layak dan memenuhi syarat atau tidak.

“Perlu integritas, kejujuran dan kecintaan pada daerah. Kapan lagi kita berikan untuk daerah, mari kita bangun kota Bima lebih maju,” ajaknya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru