oleh

Walikota Bima Tinjau Potensi Kelurahan Jatibaru Timur

-Kabar Kota Bima-137 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima H Muhammad Lutfi meninjau sekaligus temu ragam dengan warga sekitar di kelurahan Jatibaru Timur, Kamis kemarin. Wali Kota Bima didampingi Kadis Pertanian Sulistyanto dan Camat Asakota Suryadin hadir di Kelurahan Jatibaru Timur dan mengawali peninjauan di Kantor Kelurahan Jatibaru Timur.

Walikota Bima HM Lutfi saat meninjau lingkungan di Kelurahan Jatibaru Timur. Foto: Dok Prokopim

Briefing kemudian dilakukan diawali dengan laporan dari Lurah Jatibaru Timur mengenai kondisi wilayah, potensi masyarakat serta sarana dan prasarana yang ada di Kelurahan Jatibaru Timur.

Dari kantor Kelurahan Jatibaru Timur, Walikota Bima menuju RT 11 meninjau drainase dan saluran air yang ada di wilayah tersebut. Ia memberi pesan kepada Ketua RT setempat untuk mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah saluran air dan sungai.

Disalah satu rumah warga Lutfi tertarik masuk dan melihat, karena di pekarangan rumah tersebut dipenuhi tanaman sayur. Ia cukup mengapresiasi pemanfaatan pekarangan oleh salah satu warga.

“Manfaatkan pekarangan rumah kita untuk menanam tanaman buah dan sayur, bisa dengan pot-pot kecil, sehingga pekarangan rumah kita menjadi sejuk, nyaman dan hasilnya bisa berguna untuk memenuhi kebutuhan kita sehari-hari,” ajaknya.

Usai dari RT 11, Walikota Bima menuju RT 20. Di lokasi tersebut ditinjaunya beberapa rumah yang dibangun melalui dana rehab rekon secara mandiri oleh masyarakat. Selain itu pula, beberapa lokasi yang oleh RT dan masyarakat setempat akan dijadikan sumur resapan dan rencana membuat biopori di lingkungan tersebut.

Pembuatan lubang Biopori dibuat untuk menyuburkan tanah agar mempermudah proses penyerapan air apalagi di Kota Bima sudah memasuki musim penghujan. Air hujan nantinya akan terserap masuk ke lubang biopori yang akan aktif bila diisi dengan sampah organik, agar memancing mikroorganisme dan cacing tanah ke lubang.

Mikroorganisme kemudian akan membusukan sampah organik dan mengubahnya menjadi tanah yang subur. Diharapkan, lubang biopori mampu menyerap air hujan dengan volume yang cukup banyak.

Walikota Bima mengatakan saat ini di kawasan Jatibaru Timur banyak potensi yang bisa dimaksimalkan, bahkan potensi alam yang ada jika dimanfaatkan dengan baik bisa menjadi kawasan wisata dengan view pemandangan sawah, gunung dan sungai dibawahnya. Nantinya kawasan ini akan menjadi salah satu spot untuk pilihan destinasi wisata yang ada di Kota Bima.

Diakhir kunjungannya dikunjungi tambak budidaya ikan di Jatibaru Timur yang dilakukan oleh Pemuda di Jatibaru. Walikota Bima sangat mengapresiasi apa yang dilakukan para pemuda Jatibaru dan budidaya semacam ini perlu dikembangkan, selain untuk pemberdayaan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru