oleh

Jaringan Pipa PDAM Rusak Belum Diperbaiki Kementrian PUPR

-Kabar Kota Bima-237 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Kesepakatan bersama antara Kementrian PUPR dan PDAM Bima di Pengadilan Negeri Bima tahun 2019 terkait perbaikan jaringan pipa di Jembatan Padolo dan Jembatan Penatoi, hingga kini belum dipenuhi Kementrian PUPR.

Direktur Utama PDAM Bima H Khaeruddin. Foto: Deno

Direktur Utama PDAM Bima H Khaeruddin menyampaikan, putusnya jaringan pipa akibat pembangunan jembatan di Penatoi, menjadi faktor utama penyebab macetnya aliran air di semua wilayah sebelah barat jembatan tersebut.

Selain itu, pembangunan Jembatan Padolo 2 juga mengakibatkan jaringan pipa terputus. Namun hingga sekarang, jaringan tersebut tak kunjung diperbaiki oleh Kementrian PUPR.

“Kami sudah sering sampaikan ke Kementrian PUPR untuk segera perbaiki pipa itu, tapi belum juga ada tanggapan,” ungkapnya, Kamis (18/2).

Karena tidak ada kejelasan kata Direktur, maka persoalan itu pun diserahkan ke Pengadilan. Sehingga lahirlah kesepakatan bersama di Kantor Pengadilan tahun 2019 lalu, jika Kementrian PUPR akan memperbaiki jaringan pipa itu tahun 2021.

Namun dari kesepakatan itu, sampai kini belum ada tanda-tanda pipa itu akan diperbaiki. Jika kondisi masih terus begini, maka semakin lama masyarakat akan kesusahan mendapatkan air dari jaringan pipa PDAM.

“Sampai hari ini tidak ada pemberitahuan dari Kementrian PUPR kapan pipa itu diperbaiki,” katanya.

Khaeruddin menambahkan, jika saja jaringan pipa cepat diperbaiki, selain bisa mempercepat aliran air dan memenuhi kebutuhan warga, juga bisa menambah jumlah pelanggan.

“Kalau pelanggan bertambah, pembayaran listrik, bayar gaji pegawai serta kebutuhan lain bisa terpenuhi setiap bulan,” tambahnya.

*Kahaba-05

Komentar

Kabar Terbaru