oleh

Rapat Formatur PAN Kota Bima, 3 Anggota tidak Hadir, Penentuan Ketua Oleh DPP

Kota Bima, Kahaba.- DPD PAN Kota Bima menggelar rapat formatur menindaklanjuti hasil Musda yang digelar beberapa pekan lalu. Rapat yang dihelat di Rumah PAN Kelurahan Pane, Sabtu (13/3) tersebut hanya dihadiri 2 orang anggota formatur yakni Feri Sofiyan dan Yogi Prima Ramadhan. Sementara 3 orang anggota masing-masing Samsurih, Syamsuddin dan Sarwanda memilih tidak hadir dan tanpa konfirmasi.

Rapat Formatur PAN Kota Bima, 3 Anggota tidak Hadir, Penentuan Ketua Oleh DPP
2 anggota formatur dan pengurus PAN Kota Bima foto bersama usai rapat. Foto: Bin

Ketua demisioner DPD PAN Kota Bima Feri Sofiyan usai rapat menjelaskan, pihaknya baru saja melaksanakan rapat formatur di rumah PAN dan dihadiri hanya 2 orang, yakni dirinya dan Yogi Prima Ramadhan. Sementara 3 orang tidak hadir dan tidak ada kabar beritanya.

“3 orang ini sudah diberikan undangan secara lisan dan tertulis. Bahkan sudah ada tanda konfirmasi penerimaan undangan. Tapi memilih untuk tidak hadir,” ungkap Feri.

Sesuai amanat Ketua Umum PAN kata Feri, rapat formatur dilaksanakan secara musyawarah dan dengan ketidakhadiran 3 orang anggota lain, sehingga tidak ada kata sepakat maka rapat formatur harus dibawa ke DPP, guna ditentukan ketua formatur dan Ketua DPD PAN Kota Bima.

“Memang ada kekecewaan seluruh pengurus PAN yang ada dengan ketidakhadiran 3 orang anggota formatur. Padahal ini mestinya dihadiri sesuai amanat Ketua Umum PAN,” terangnya.

Apa yang telah putuskan sesuai kehadiran anggota formatur sambungnya, maka hasil rapat formatur ini akan dibawa ke DPP.

“Sesuai usul saran dari seluruh pengurus PAN, hari ini kami akan berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan hasil rapat formatur ini,” ujarnya.

Feri mengungkapkan, prosesnya di DPP nanti, akan diadakan rapat dan akan langsung ditentukan ketua oleh DPP. DPP juga akan mendengarkan hasil rapat formatur.

Feri menambahkan, ia mengasumsikan bahwa 3 orang yang tidak hadir tersebut tidak sepakat dengan hasil formatur. Tentu ini sangat disesalkan. Karena paling tidak, hadir dulu dalam forum formal, soal sepakat dan tidak urusan nanti. Karena prosesnya ini harus dilewati sesuai arahan dan perintah dari DPP.

*Kahaba-01

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru