oleh

Akibat Limbah Pertamina, Warga Wadumbolo Diserang Penyakit 

Kota Bima, Kahaba.- Puluhan warga Lingkungan Wadumbolo Kelurahan Dara mendatangi Kantor DPRD Kota Bima, Rabu (17/3) dan mengungkapkan kondisi air bersih mereka yang sudah tercemar limbah Pertamina. Pertemuan dengan wakil rakyat tersebut juga dihadiri pihak Pertamina.

Akibat Limbah Pertamina, Warga Wadumbolo Diserang Penyakit 
Warga Wadumbolo saat mendatangi Kantor DPRD Kota Bima. Foto: Bin

Anggota DPRD Kota Bima Taufik HA Karim yang memimpin pertemuan menjelaskan, warga Wadumbolo datang melapor jika di air bersih di pemukiman mereka dicemari limbah pertamina. Kondisi ini sudah berlangsung 3 bulan terakhir.

“Katanya masyarakat sudah diserang penyakit seperti sudah gatal dan batuk, malah airnya sudah bau solar,” terangnya usai pertemuan.

Karena terdampak limbah tersebut terang Taufik, warga setempat menuntut Pertamina bertanggungjawab. Seperti memasang air bersih unutk warga, agar tidak lagi memakai air yang sudah tercemar.

“Juga meminta ganti rugi berupa uang untuk mengobati warga yang diserang penyakit,” katanya.

Sementara pengakuan dari Pertamina sambung Taufik,  bahwa pencemaran itu menurut hasil Labkesda Kota Bima belum terindikasi. Untuk memperkuat indikasi, maka Pertamina akan mengecek sampel air ke laboratorium Provinsi NTB.

“Pengakuan mereka dair Pertamina, Pemerintah Kota Bima melalui dinas terkait juga sudah turun dan ambil sample. Hasilnya belum ada indikasi pencemaran,” ungkapnya.

Terkait persoalan itu, Taufik menambahkan, jika dari dewan sendiri menilai masalah ini bisa diselesaikan. Tinggal pihak Pertamina menyanggupi saja permintaan warga.

“Makanya hasil dari pertemuan tadi, kita mendorong warga dan Pertamina untuk menggelar pertemuan membahas masalah ini, dan carikan solusinya,” tambah duta PPP itu.

*Kahaba-01

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru