oleh

Taufik, Sudirman dan Ipa Suka Bertemu Konstituen di Kelurahan Manggemaci

Kota Bima, Kahaba.- 3 Anggota DPRD Kota Bima Dapil II Kecamatan Rasanae Barat dan Mpunda masing-masing Taufik HA Karim, Sudirman DJ dan Hj Ipa Suka melaksanakan reses masa sidang II tahun 2021 di Kelurahan Manggemaci, Kamis (16/3).

Taufik, Sudirman dan Ipa Suka Bertemu Konstituen di Kelurahan Manggemaci
3 anggota DPRD Kota Bima saat reses di Kelurahan Manggemaci. Foto: Eric

Taufik HA Karim sebagai moderator menyampaikan, agenda reses kali ini masih seperti tahun sebelumnya yaitu menyesuaikan diri dengan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah.

“Reses kami hanya 3 orang, selebihnya memilih untuk reses sendiri dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Maka dari itu kata duta PPP itu, dirinya bersama anggota dewan lainnya sebagai perwakilan masyarakat setempat siap menyerap aspirasi dan akan memperjuangkan di lembaga wakil rakyat.

Saat sesi penyampaian aspirasi, tokoh masyarakat setempat Azhari meminta agar pembangunan jembatan gantung bisa segera dikerjakan. Karena selama ini warga yang mengantar jenazah harus jalan memutar dari tempat lain.

“Dulu pernah dianggarkan tapi dipindahkan ke kelurahan lain, untuk itu kami meminta anggota dewan memperjuangkan kembali,” harapnya.

Kemudian Ketua Karang Taruna Syarifudin menuturkan, kaum ibu-ibu banyak memiliki usaha jajanan namun belum sepenuhnya mendapat perhatian dari pemeritah. Oleh karena itu, diminta pada wakil rakyat agar dapat memperjuangkan untuk dibangun rumah jajan, agar produk olahan bisa dijual luas.

“Keinginan lainnya juga adalah dana karang taruna juga diberikan, supaya ada kegiatan kepemudaan. Karena hasil koordinasi dengan lurah setempat, dana karang taruna tahun ini tidak ada,” bebernya.

Warga lainnya M Farid meminta wakil rakyat agar bisa dibantu kebutuhan air bersih dan tempat penampungan air, mengingat beberapa warga kesulitan air bersih.

Menjawab aspirasi warga tersebut, Taufik HA Karim mengungkapkan, dana pembangunan jembatan gantung tentu akan membutuhkan waktu lagi. Karena mesinya pada 3 tahun lalu sudah berdiri, namun karena ada masalah sehingga dialihkan ke Kelurahan Jatibaru.

“Kami akan coba perjuangkan kembali dana pembangunan jembatan di tahun 2022,” katanya.

Terkait pembangunan rumah jajan dan dana karang taruna sambung Taufik, akan dikoordinasikan dan dikomunikasikan dengan eksekutif. Sedangkan sarana air bersih dan tempat penampungan air juga akan diupayakan.

“Kabar gembira juga ingin kami sampaikan, bahwa hasil komunikasi dengam Dinas Koperindag untuk bantuan UMKM Rp 2,4 juta akan diperpanjang kembali. Hanya tinggal menunggu informasi dari pemerintah pusat. Jadi bagi yang belum terakomodir tahun lalu akan kami diperjuangkan masuk tahun ini,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru