oleh

4 Warga Ditangkap Densus 88, Rumah Terduga Teroris Digeledah

Kota Bima, Kahaba.- Setelah bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, anggota Densus 88 menangkap 4 orang terduga teroris di beberapa tempat di wilayah hukum Polres Bima Kota. Setelah ditangkap mereka langsung dibawa ke Polda NTB.

Suasana penggeledahan rumah warga Penatoi yang diduga teroris. Foto: Deno

Usai mengamankan para terduga pelaku, anggota Densus 88 mendatangi rumah salah satu terduga pelaku di RT 11 Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda, untuk digeledah.

Proses penggeledahan dipantau langsung Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicakso dan Dandim 1608 Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal, Senin (29/3) sekitar pukul 10.00 Wita.

Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono menyampaikan, rumah yang digeledah itu merupakan rumah salah satu terduga teroris yang diamankan oleh anggota Densus 88 kemarin. Penggeledahan dilaksanakan anggota Densus dan dibantu anggota Polres Bima Kota dan anggota Brimob Kompi C Bima.

“Kami hanya back up proses penggeledahan saja, hasil temuan itu akan disampaikan oleh Kapolda ataupun Kapolri,” katanya.

Ditanya apakah 4 orang yang ditangkap itu ada kaitannya dengan aksi bom bunuh diri di Makassar, Kapolres tidak bisa menjelaskan, karena itu wewenangnya Kapolri. Namun Kapolres mengakui ada 4 orang yang ditangkap kemarin pasca terjadinya aksi bom bunuh diri tersebut.

Kapolres juga meminta pada semua masyarakat yang ada di wilayah hukumnya, agar tidak membiarkan anak-anak generasi bangsa, tidak masuk pada jaringan yang tidak mendukung NKRI. Mereka adalah jaringan yang akan memecah belah persatuan NKRI.

“Mari kita jaga persatuan ini, hindari jaringan keras yang tidak mendukung keutuhan NKRI,” ajaknya.

*Kahaba-05

Komentar

Kabar Terbaru