oleh

Kejar Target Musrenbang Tingkat Kelurahan, Camat Asakota: Kita Harus Kerja Rodi

Kota Bima, Kahaba.- Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan di Kecamatan Asakota hingga Rabu kemarin (31/3) belum ada satupun yang dilaksanakan. Padahal, Pemerintah Kota Bima telah mengeluarkan undangan untuk dilaksanakan Musrenbang Tingkat Kota Bima tanggal 5 April. Lantas kapan digelarnya Musrenbang di tingkat Kecamatan, di antara waktu yang begitu padat.

Kejar Target Musrenbang Tingkat Kelurahan, Camat Asakota: Kita Harus Kerja Rodi
Camat Asakota Suryadin. Foto: Ist

Musrembang masing-masing jenjang pemerintahan di Kota Bima tahun ini memang terkesan buru-buru. Bagaimana tidak, selain di Kecamatan Asakota, kabar sejumlah kelurahan lain di 4 kecamatan ada yang belum menyelesaikan kegiatan perencanaan dimaksud.

Informasinya, keterlambatan Musrembang tingkat Kelurahan ini lantaran persoalan anggaran. Untuk kegiatan Musrembang yang sudah dialokasikan anggarannya pada awal tahun 2021, harus dipakai terlebih dahulu untuk pelaksanaan kegiatan MTQ tingkat kelurahan.

Camat Asakota Suryadin mengakui jika hingga kemarin semua kelurahan di wilayahnya belum melaksanakan Musrembang. Namun hari ini, Kamis (1/4) semua kelurahan tersebut akan mulai menggelarnya hingga batas waktu yang ditentukan yakni tanggal 4 April 2021.

“Hari ini semua kelurahan di Asakota melaksanakan Musrembang, sesuai jadwal diberi batas waktu sampai tanggal 4 April 2021,” terangnya.

Lantas kapan digelar Musrembang tingkat kecamatan, sementara Musrembang Tingkat Kota Bima dihelat tanggal 5 April 2021? Suryadin menjawab, Musrembang tingkat kecamatan akan dilaksanakan tanggal 4 April 2021. Karena Musrembang tingkat Provinsi sesuai jadwal dihelat tanggal 7 April 2021.

“Iya kita harus kerja rodi sekarang, supaya hasil Musrenbang bisa diserahkan secepatnya agar bisa ditindaklanjuti di tingkat kecamatan,” katanya.

Disinggung kenapa pelaksanaan ini dilakukan dengan buru – buru sekali, apakah terkait anggaran? menurutnya memang anggaran Musrembang tingkat kelurahan sudah dimanfaatkan dulu untuk kegiatan MTQ.

“Selain itu, karena memang ada Refocusing Anggaran, jadi berpengaruh,” tambahnya.

*Kahaba-01

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru