oleh

Kemendikbud Tetapkan 7 Kepsek di Kota Bima Terpilih Jalankan PSP

Kota Bima, Kahaba.- Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kota Bima mendapat kado istimewa, yaitu 7 Kepala Sekolah (Kepsek) dari beberapa satuan pendidikan terpilih untuk menjalankan Program Sekolah Penggerak (PSP) 2021.

Kemendikbud Tetapkan 7 Kepsek di Kota Bima Terpilih Jalankan PSP - Kabar Harian Bima
Ilustrasi

Kepala Dinas Dikbud Kota Bima melalui Kabid Dikdas M Ali menyampaikan, 7 kepala sekolah yang terpilih tersebut masing-masing Kepala SDN 28 Kota Bima Nurfatuh, Kepala SDIT Insan Kamil Erni Juhaenah dan Kepala SDN 05 Suhardin.



Sedangkan untuk tingkat menengah itu, terpilih kepala SMP 9 Kota Bima M Nasir, SMA 2 Kota Bima H Edy Salkam, kemudian Kepala SMAN Kota Bima 4 Maryatun dan Kepala SMAN 1 Kota Bima Dedi Rosady.

Baca:   Dikbud Gandeng DLH Buat Program Sekolah Rindang

“Setelah terpilih dan mendapatkan SK penetapan dari Kemendikbud tersebut, mereka akan bekerja selama 3 tahun untuk memajukan dunia pendidikan,” ujarnya, Selasa (4/5).

Ali menjelaskan, sebelum ditetapkan sebagai peserta terpilih, awalnya sejumlah kepala sekolah satuan pendidikan mengikuti rangkaian dan tahapan seleksi. Di antaranya seleksi administrasi, kemudian tes bakat sekolah scolastik, wawancara dan simulasi mengajar serta wawancara.

Baca:   Pertahankan Nilai Budaya, Dikbud Gelar Lomba Peragaan Busana Adat Bima

“Setelah semua tahapan ini dilalui, akhirnya Kemendikbud menyampaikan hasilnya. Sehingga terpilih 7 orang kepala sekolah tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Dikbud Kota Bima Muhammad Humaidin menambahkan, kegiatan PSP ini bertujuan memilih pemimpin perubahan pendidikan. Untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila melalui peningkatan mutu dan kompetensi guru serta siswa.

Baca:   15 PKBM Terancam Tidak Terima Dana Kesetaraan 2019

“Setelah 3 tahun menjalankan program ini, mereka kemudian akan melakukan pengimbasan untuk sekolah lain. Artinya¬† memilih sekolah lain sebagai partner, sehingga mutu pendidikannya bisa merata,” tambahnya.

*Kahaba-04


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.