oleh

Di tengah Kesibukan, Ketua MK Sempatkan Diri Silaturahmi dengan Sahabat Lama

Kota Bima, Kahaba.- Menjadi Kebanggaan tersendiri bagi Kaharuddin, mantan Kasat Pol PP Kota Bima karena didatangi oleh Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI Anwar Usman, di rumahnya di Kelurahan Penanae Kecamatan Raba, Sabtu siang (22/5). Sambutan hangat dan penuh kekeluargaan menyambut putra kelahiran Bima itu.

Di tengah Kesibukan, Ketua MK Sempatkan Diri Silaturahmi dengan Sahabat Lama
Ketua MK RI Anwar Usman saat bersama sahabatnya Kaharuddin dan istri. Foto: Deno

Kaharuddin rupanya bersahabat baik dengan salah satu putra kebanggan Bima tersebut. Puluhan tahun lalu, mereka sering bersama, sering menyambangi dan terus menjaga hubungan silaturahmi.

Meski kini menjadi pejabat negara, Anwar Usman tidak lupa dengan para sahabat. Apalagi jika berkesempatan berkunjung ke kampung halaman. Kendati dipadati sejumlah agenda pertemuan, namun tetap menyempatkan diri menemui mereka.

Seperti yang dilakukannya hari ini, Dae Weo – begitu beliau disapa – menyempatkan diri menemui Kaharuddin. Dikawal oleh mobil patroli Sat Lantas Polres Bima dan mobil pengamanan POM TNI, pria yang dipercaya memimpin salah satu lembaga tinggi negara itu, tiba ke rumah Kaharuddin di Lingkungan Nggaralo.

Dengan santai dan disambut dengan kegembiraan oleh keluarga besar Kaharuddin, Dae Weo masuk dalam rumah dan duduk di ruang tamu. Keduanya pun dilihat akrab saat berinteraksi, seolah tidak ada perbedaan antara keduanya.

Sembari menyantap pisang rebus, Ketua MK pun terlihat tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya karena baru datang lagi di rumah yang dulunya pernah menjadi tempat bermain beliau.

Ketua MK RI Anwar Usman mengatakan, dulu sekitar 30 tahun silam dirinya sering bermain kartu bersama dengan Kaharudin. Tidak hanya di rumahnya, tapi juga di kebun Kaharuddin.

“Saya bersama Kaharuddin itu kerabat, juga bisa dibilang saudara. Saya sering bermain di sini sekitar 30 tahun yang lalu,” ungkapnya.

Sekitar 30 menit berbincang dengan Kaharuddin dan beberapa awak media. Setelah memberikan nasehat penting dalam menjalankan kehidupan bersosial, Ketua MK pun minta pamit untuk menuju Bima Tirta, guna mengisi kegiatan yang sudah dijadwalkan.

Sementara itu, Kaharuddin merasa terharu dan bangga dengan kehadiran orang penting di negara Indonesia tersebut. Ia pun mengakui, bahwa yang mulia Ketua MK itu adalah kerabat dekatnya.

Tidak ada pembicaraan penting yang terucap dari pertemuan tersebut, baik persoalan politik maupun dalam hal penanganan hukum di Kota Bima.

“Alhamdulillah, saya mendapatkan nasehat terbaik dari beliau. Semoga yang mulia panjang umur dan selalu sehat serta semakin sukses,” ucap Dae One, sapaan akrabnya.

*Kahaba-05

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru